Selain peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku masyarakat juga mulai terlihat. Kalender menu dipasang di rumah-rumah warga, makanan bergizi semakin rutin disajikan kepada anak, dan orang tua mulai lebih memahami pentingnya pola makan seimbang sejak usia dini.
Wali Nagari Dalko, Azino Parman memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan mahasiswa KKN UNP. Menurutnya, program pencegahan stunting menjadi salah satu kegiatan yang memberikan dampak paling nyata bagi masyarakat.
“Dari semua kegiatan program kerja, baik yang utama maupun yang umum, saya melihat program stunting ini memiliki pencapaian yang sangat tinggi,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Tim Rumah Desa Sehat Nagari Dalko. Mereka menilai kehadiran mahasiswa membantu memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan yang menyasar langsung keluarga berisiko.
“Dengan adanya program stunting ini, tim RDS merasa sangat terbantu karena masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada anak. Mahasiswa juga fokus mendampingi keluarga sasaran melalui sosialisasi di Posyandu, PMT, kalender sehat, pemberian tanaman gizi mini, hingga bantuan sembako,” ucap perwakilan RDS.
Manfaat program tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang ibu peserta mengaku melihat perubahan pada anaknya setelah mengikuti kegiatan yang dijalankan mahasiswa.
“Anak saya cepat meniru, jadi sejak diadakan program ini ada peningkatan nafsu makan anak saya,” tuturnya.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya Gardu Induk (GI), PDAM Tirta Maninjau, PLTM, serta Alfiandri yang turut membantu pelaksanaan berbagai kegiatan di Jorong Lubuk Sao.
Program yang dijalankan mahasiswa KKN UNP 2026 ini sekaligus mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya penghapusan segala bentuk kekurangan gizi pada anak. Lebih dari itu, program tersebut membuktikan bahwa upaya pencegahan stunting dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh keluarga dan masyarakat.
Dari jorong terkecil di Nagari Dalko, lahir sebuah pelajaran bahwa perubahan besar tidak selalu berawal dari program yang rumit. Satu kalender menu, satu porsi makanan bergizi dan kepedulian keluarga menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih sehat, cerdas dan berkualitas. (*)












