SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID – Sebanyak 35 guru dari 14 sekolah dasar se-Kecamatan Kupitan, mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi implementasi pembelajaran deep learning yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) di SD Negeri 05 Padang Sibusuk.
Kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru SD dalam Implementasi Pembelajaran Deep Learning melalui Pengembangan Modul dan Penilaian Autentik” tersebut, merupakan salah satu program pengabdian masyarakat skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) yang didanai melalui RKAT UNP tahun 2026.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Ade Primawati, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung.
Turut hadir Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Kupitan yang menaungi 14 sekolah dasar di wilayah tersebut dan merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian yang akan berlanjut dengan pendampingan penyusunan modul ajar, klinik revisi, hingga pendampingan langsung di kelas (coaching in-class).
Ketua Tim Pengabdian UNP, Juli Supriyanti, dari Departemen Agroindustri Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNP menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut lahir dari hasil analisis kebutuhan di lapangan, yang menunjukkan masih rendahnya pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai pendekatan pedagogik, bukan sekadar istilah dalam kecerdasan buatan. Selain itu, penerapan penilaian autentik di kelas juga dinilai belum optimal.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap guru tidak hanya memahami konsep pembelajaran mendalam secara teori, tetapi juga mampu menyusun modul ajar yang aplikatif serta menerapkan penilaian autentik yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026)
Pelatihan tersebut menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni M. Habibi, yang membawakan materi tentang konsep dan implementasi pembelajaran deep learning, Suherman yang memaparkan materi penyusunan dan penerapan penilaian autentik di sekolah dasar dan Roni Jarlis yang mengupas pengembangan modul ajar ,serta pemanfaatan aplikasi kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung proses pembelajaran.
Juli Supriyanti sebagai ketua tim juga menuturkan bahwa kegiatan ini turut melibatkan dosen dan mahasiswa dari Departemen Agroindustri UNP, sebagai bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Program ini diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) khususnya di bidang pendidikan berkualitas, serta memperkuat kapasitas guru sekolah dasar dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa,” katanya.
Pada kesempatan tersebut juga, Juli menambahkan tim pengabdian juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Negeri Padang atas dukungan pendanaan kegiatan ini, melalui skema Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) UNP Tahun 2026, sehingga program pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.












