DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID – Di tengah derasnya arus informasi digital yang kian sulit dibendung, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengajak insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), untuk tetap menjadi benteng informasi yang akurat, berimbang, dan profesional.
Menurutnya, hanya wartawan yang kompeten yang mampu menjaga kepercayaan publik, sekaligus menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan.
Ajakan tersebut disampaikan Annisa saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2029 di Auditorium Dharmasraya, Selasa (4/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati perempuan pertama yang memimpin Dharmasraya itu menegaskan bahwa tantangan dunia jurnalistik semakin besar seiring pesatnya perkembangan media digital.
Karena itu, wartawan dituntut terus meningkatkan kompetensi agar mampu menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat.
“Di tengah persaingan informasi digital saat ini, rekan-rekan wartawan harus menjadi wartawan yang berkompeten dan profesional dalam menyajikan berita yang akurat, terpercaya, dan berimbang,” ujar Annisa.
Annisa mengungkapkan, sejak dirinya dilantik sebagai Bupati Dharmasraya, berbagai pemberitaan mengenai infrastruktur, seperti jalan berlubang dan jembatan rusak, banyak menghiasi media massa.
Menurutnya, pemberitaan tersebut bukan untuk dipandang sebagai kritik semata, melainkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
“Semenjak saya dilantik, berita yang banyak itu adalah berita jalan berlubang, jembatan yang rusak. Tetapi berita itu benar adanya dan saya jadikan bahan evaluasi serta ditindaklanjuti. Berarti fungsi kontrol wartawan berjalan,” katanya.
Ia mengingatkan agar insan pers tidak mengabaikan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Sebab, kualitas pemberitaan akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media.












