EkBis

Libatkan 350 Pelajar dan Guru, Telkom Hadirkan EduMind Wellbeing & AI Camp di Makassar untuk Wujudkan Ekosistem Sekolah Digital yang Sehat dan Suportif

×

Libatkan 350 Pelajar dan Guru, Telkom Hadirkan EduMind Wellbeing & AI Camp di Makassar untuk Wujudkan Ekosistem Sekolah Digital yang Sehat dan Suportif

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, HARIANHALUAN.ID — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat bahwa tingkat adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia pada tahun 2026 telah mencapai 92 persen. Tingginya tingkat adopsi tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital berlangsung semakin pesat di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Di tengah perkembangan tersebut, sekolah dituntut tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, tetapi juga memastikan kesejahteraan mental (wellbeing) para pelajar tetap terjaga dalam menghadapi derasnya arus informasi.

Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup mengambil peran strategis melalui pilar pendidikan BISA PandAI dan program BISA Vokasi dengan menghadirkan EduMind Wellbeing & AI Camp. Program ini menjadi wadah kolaboratif yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dengan pendekatan wellbeing di lingkungan sekolah. Melalui inisiatif ini, Telkom berupaya memastikan bahwa percepatan literasi digital berjalan selaras dengan terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan beretika bagi generasi muda.

Baca Juga  Turnamen H3RO Esports 4.0 Membuka Era Baru pada Kompetisi Esports di Indonesia

Sebagai implementasi nyata, EduMind Wellbeing & AI Camp diselenggarakan di Makassar pada 21–23 Juli 2026 dengan melibatkan 350 peserta yang terdiri atas 300 siswa dan 50 guru pendamping dari 10 SMA dan SMK di Kota Makassar. Selama kegiatan berlangsung, para guru diperkenalkan pada platform EduMind yang dilengkapi fitur weekly mood check-in, AI-assisted wellbeing monitoring, dan reporting system untuk mendukung pemantauan kondisi psikologis siswa secara berkelanjutan. Sementara itu, para siswa mendapatkan pembekalan sekaligus ruang eksplorasi untuk memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, dan produktif dalam mendukung proses pembelajaran.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan, “Melalui EduMind Wellbeing & AI Camp, Telkom sebagai perusahaan digital berkomitmen mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di lingkungan pendidikan. Kami percaya bahwa transformasi digital perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kesehatan mental para pelajar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan berkarakter. Telkom akan terus memperkuat kolaborasi bersama sekolah, guru, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan ekosistem pendidikan yang inklusif, sehat, dan siap menghadapi masa depan.”

EduMind Wellbeing & AI Camp merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Telkom terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Baca Juga  Jasa Raharja Sumbar Salurkan Santunan Rp36,6 Miliar hingga Juni 2026, Digitalisasi Layanan Menjadi Kunci

Bertepatan dengan momentum 61 tahun Telkom Indonesia, perusahaan terus memperkuat kontribusinya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui semangat Bersama Telkom Jadi Bisa, Telkom percaya bahwa kolaborasi menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang unggul secara digital, tangguh secara mental, dan siap menghadapi masa depan, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaya saing. (h/dj)