Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi sosial jangka panjang. Program seperti ini diharapkan perusahaan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Menurut Win, peluang kerja di Jepang membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan keluarga peserta secara signifikan. Dengan penghasilan tetap, para pekerja diharapkan mampu mengangkat kondisi ekonomi keluarga mereka.
“Kami berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengubah masa depan. Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi tentang membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.
Program ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintah.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa peserta program melalui pelatihan intensif bersama Forum Nagari dan LPK Kamisato Gakuin Center, mereka dipersiapkan tidak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga mental dan budaya kerja.
“Penguasaan bahasa dan pemahaman budaya adalah kunci utama. Kami ingin mereka tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga sukses dan bertahan di sana,” ujarnya.
Program ini pun tidak berhenti di Koto Lua. Hernes menegaskan bahwa inisiatif tersebut akan dijadikan sebagai proyek percontohan yang berpotensi dikembangkan ke wilayah lain. (*)












