Koordinator Mahasiswa KKN Internasional UIN Bukittinggi, Rafli Dwiyanto, mengatakan respons hangat dari warga lokal menjadi dorongan moral bagi timnya.
Panggung ini menjadi media efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau sekaligus merekatkan silaturahmi dengan saudara-saudara seiman di Thailand,” tuturnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN Bukittinggi, Dr. Arjoni, M.Pd., menegaskan bahwa program ini dirancang selaras dengan visi internasionalisasi kampus. Melalui tema ”Syiarkan Kebaikan, Lestarikan Alam, Bakti UIN Bukittinggi untuk Negeri”, pengabdian mahasiswa terbukti mampu memberi dampak melampaui batas geografis domestik.
Bingkai internasionalisasi
Penjajakan dan pelaksanaan berbagai program pengabdian maupun akademik di luar negeri ini menjadi bagian integral dari strategi besar penguatan reputasi global kampus.
Kepala Pusat Hubungan Internasional UIN Bukittinggi, Dr. Irwandi, menegaskan bahwa seluruh mobilitas mahasiswa di kancah global dirancang secara terintegrasi. Menurut dia, baik program KKN Internasional maupun Magang Internasional berada dalam satu bingkai tak terpisahkan dari Program Internasionalisasi UIN Bukittinggi.
”Seluruh kegiatan, baik KKN Internasional maupun Magang Internasional, berada dalam bingkai terpadu Program Internasionalisasi UIN Bukittinggi. Langkah ini dirancang sistematis untuk memastikan bahwa setiap kiprah mahasiswa di luar negeri tidak hanya memberikan dampak edukatif dan pengabdian, tetapi juga memperkuat posisi kelembagaan kampus di tingkat global,” pungkas Irwandi.(*).












