PARIWISATA

Menikmati Damainya Muaro Mati di Tiku Selatan

×

Menikmati Damainya Muaro Mati di Tiku Selatan

Sebarkan artikel ini

Laporan: Mitha Melanie Putri/Pariaman

Di antara suara angin yang menyapu perlahan dan gemericik air yang tenang, Muaro Mati di Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara Padang Pariaman menjelma menjadi ruang baru bagi siapa saja yang ingin jeda sejenak dari riuhnya kehidupan sehari-hari.

Kawasan ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, namun bagi mereka yang pernah duduk di rumput hijaunya, menyandarkan punggung pada tiupan angin yang lembut, Muaro Mati adalah destinasi yang mudah membuat rindu.

Baca Juga  Kejari Pessel Usut Dugaan Pungli SMAN 3 Painan, Pihak Sekolah Terkesan Hambat Penyidikan dan Tak Kooperatif Berikan Dokumen

Tidak ada loket tiket di gerbang masuknya. Pengunjung cukup membayar parkir yang dikelola oleh masyarakat setempat, sebuah sumbangan kecil untuk menjaga kawasan tetap hidup dan ramah.

Sisanya, pengunjung bebas memilih cara menikmati hari baik dengan duduk santai, menggelar tikar, berfoto, atau sekadar berjalan menyusuri tepian muaro yang tenang.

Untuk mencapai lokasi ini pun tidak sulit. Dari Stasiun Pasar Pariaman, perjalanan menuju Muaro Mati menempuh waktu lebih kurang 45 menit dengan mobil pribadi, atau sekitar 37 kilometer melalui jalur utama yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan pesisir Tiku.

Baca Juga  Masyarakat Kampung Wisata Saribu  Gonjong Sarugo  Bersuka Cita Sambut Kedatangan  Anugerah ASEAN Tourism Award 2025

Jalannya relatif mulus, dan sepanjang perjalanan pengunjung dapat menikmati pemandangan bukit dan kebun kelapa yang berdiri di sisi kiri-kanan.