UTAMA

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Pabrik Indarung I, Dorong Revitalisasi Jadi Ruang Seni dan Budaya

×

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Pabrik Indarung I, Dorong Revitalisasi Jadi Ruang Seni dan Budaya

Sebarkan artikel ini
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I milik PT Semen Padang. IST

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian kawasan bersejarah yang dimiliki oleh perusahaan semen tertua di Indonesia tersebut.

“Kami dari manajemen PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang telah berkunjung ke Pabrik Indarung I. Tujuan beliau datang untuk melihat langsung fasilitas yang ada, karena ada rencana dari Kementerian Kebudayaan untuk mereaktivasi kawasan ini agar bisa dimanfaatkan sebagai galeri seni maupun art space,” ujar Win Bernadino.

Ia menambahkan, pihak perusahaan menyambut baik rencana tersebut selama tetap menjaga keaslian dan nilai historis dari bangunan yang ada. Bagi PT Semen Padang, kawasan Indarung I bukan sekadar bangunan lama, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah industri semen di Indonesia.

Baca Juga  Proses Penetapan Cagar Budaya Pabrik Indarung I dan PLTA Rasak Bungo, PT Semen Padang Bersama Tim Pemko Padang Kumpulkan Dokumen dan Data

“Harapan kami, dengan adanya program ini, kita tetap dapat mempertahankan keaslian sejarah Semen Padang sekaligus sejarah industri semen di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara,” katanya.

Win juga menekankan bahwa keberadaan pabrik di kawasan Indarung memiliki peran besar dalam perkembangan teknologi konstruksi di Indonesia, khususnya dalam peralihan dari penggunaan material tradisional seperti kayu menuju material berbasis beton yang lebih modern dan tahan lama.

“Sejarah pabrik semen di Indarung ini menjadi pembuka bagi perkembangan teknologi konstruksi. Dari yang sebelumnya mungkin lebih banyak menggunakan kayu, kemudian berkembang ke penggunaan beton hingga seperti yang kita kenal sekarang,” jelasnya.

Baca Juga  Perkuat Fungsi SM Tarusan Arau Hillir, BKSDA Sumbar dapat Bantuan Kamera dan GPS dari PT Semen Padang

Lebih dari satu abad berdiri, PT Semen Padang masih bertahan dan terus berkontribusi bagi pembangunan nasional. Bagi perusahaan, pelestarian kawasan Pabrik Indarung I menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah sekaligus memperkenalkan perjalanan panjang industri semen kepada generasi mendatang.

“Alhamdulillah, PT Semen Padang masih bertahan hingga saat ini, dan kita berharap ke depan sejarah ini tetap terjaga serta bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Win Bernadino. (*)