HALUAN MADRASAH

Mesin Perontok Jagung Karya MAN 2 Sijunjung Tampil di Pawai Nagari, Tuai Apresiasi Wali Nagari dan Tokoh Masyarakat

×

Mesin Perontok Jagung Karya MAN 2 Sijunjung Tampil di Pawai Nagari, Tuai Apresiasi Wali Nagari dan Tokoh Masyarakat

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, harianhaluan. id – MAN 2 Sijunjung Plus Keterampilan kembali mencuri perhatian publik melalui karya inovatif dari program Teknik Pengelasan, yaitu sebuah mesin perontok jagung yang dirancang dan dibuat langsung oleh murid di lingkungan madrasah.

Karya itu tidak hanya menjadi kebanggaan internal madrasah, tetapi juga mendapat sorotan luas ketika ditampilkan dalam Pawai Nagari. Kehadiran mesin perontok jagung tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di madrasah mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat.

Dalam momen pawai tersebut, Wali Nagari Padang Sibusuk Aprizaldi D, SP  dan para tokoh masyarakat memberikan apresiasi terhadap karya murid MAN 2 Sijunjung. Mereka menilai bahwa inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, serta menunjukkan kemampuan generasi muda dalam menciptakan teknologi sederhana yang aplikatif.

Baca Juga  Wujudkan Tata Kelola Madrasah Unggul, MAN  Sawahlunto Tuntaskan Pengisian Eviden SIMPI

Mesin perontok jagung ini sendiri merupakan hasil pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang melibatkan kolaborasi antara guru, instruktur, dan murid Teknik Pengelasan MAN 2 Sijunjung. Proses pembuatannya dimulai dari perencanaan desain, pengukuran bahan, pemotongan, pengelasan, perakitan, hingga tahap uji coba mesin.

Lebih dari sekadar produk, karya ini menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan teknis, kreativitas, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah. Murid dibimbing untuk memahami bahwa inovasi dapat lahir dari kebutuhan sederhana di lingkungan sekitar, namun memiliki dampak yang besar bagi masyarakat.

Kepala Madrasah MAN 2 Sijunjung Plus Keterampilan, Yanfaunnas, SAg, MPd, Kamis (20/8/26) menyampaikan harapan besar agar berbagai produk inovasi yang dihasilkan peserta didik, khususnya mesin perontok jagung, tidak hanya menjadi karya pembelajaran di lingkungan madrasah, tetapi juga dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  MTsN 1 Bukittinggi Laksanakan UM Berbasis CBT

Menurutnya, proses pembelajaran berbasis proyek yang dilakukan di Teknik Pengelasan harus mampu melahirkan karya yang memiliki nilai guna. Setiap ide dan kreativitas murid diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjawab kebutuhan yang ada di tengah masyarakat.

“Kita berharap produk yang dihasilkan anak-anak ini nantinya tidak hanya menjadi pajangan di madrasah, tetapi benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Inilah salah satu tujuan pendidikan keterampilan, bagaimana ilmu yang dipelajari dapat menghasilkan karya yang bermanfaat,” kata Yanfaunnas.

Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa MAN 2 Sijunjung Plus Keterampilan mampu menjadi madrasah yang adaptif, kreatif, dan inovatif dalam bidang teknologi terapan. Madrasah terus membuka ruang bagi murid untuk berkarya dan menghasilkan produk yang tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga memiliki manfaat nyata di tengah masyarakat. (humas).