Oleh: Edward Kemal, M.Hum., Ph.D.
Kepala UPT International Relationship Office Universitas PGRI Sumatra Barat
Fatoni University merupakan salah satu perguruan tinggi Islam yang berada di Provinsi Pattani, Thailand Selatan. Universitas ini memiliki peran penting dalam bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan budaya masyarakat setempat.
Fatoni University memiliki lingkungan akademik yang multikultural dan memberikan perhatian terhadap pengembangan bahasa, pendidikan, ilmu sosial, humaniora, serta kajian keislaman. Keberadaan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa menjadikan universitas ini sebagai lingkungan yang mendukung interaksi dan komunikasi lintas budaya.
Fatoni University sangat memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan bahasa, apalagi dalam tujuan komunikasi dan bisnis. Oleh karena itu, Fakultas Sastra dan Sains Kemasyarakatan, Fatoni University menyelenggarakan Kuliah Umum dengan topik “Peranan Bahasa untuk Komunikasi dan Bisnis”. Kuliah umum dihadiri oleh mahasiswa dari Fakultas Sastra dan Sains Kemasyarakatan, Fatoni University.
Dapat disimpulkan bahwa bahasa memiliki empat peran utama dalam komunikasi dan bisnis, yaitu: (1) bahasa sebagai media komunikasi, (2) bahasa sebagai alat bisnis dan pemasaran, (3) bahasa sebagai sarana persuasi, dan (4) bahasa sebagai ekspresi identitas budaya dan nasional.
Sebagai media komunikasi, bahasa memungkinkan individu untuk bertukar informasi, menyampaikan gagasan, dan membangun hubungan. Sebagai alat bisnis dan pemasaran, bahasa membantu pelaku usaha dalam mempromosikan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, dan membangun citra merek.
Sebagai sarana persuasi, bahasa dapat memengaruhi sikap, minat, dan keputusan pembelian konsumen. Terakhir, bahasa mencerminkan dan mempertahankan identitas budaya dan nasional dengan merepresentasikan nilai-nilai, tradisi, dan karakteristik suatu masyarakat. Dengan demikian, keempat peran tersebut menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya penting dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga memiliki fungsi strategis dan kultural yang penting dalam kegiatan bisnis (*)






