UTAMA

Pertanian dan Perdagangan Masih Penopang Utama Ekonomi Sumbar

×

Pertanian dan Perdagangan Masih Penopang Utama Ekonomi Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Sugeng Arianto bersama jajaran di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (6/11). IST

Meski demikian, sektor transportasi dan pergudangan tercatat mengalami penurunan. Jumlah penumpang dan barang angkutan udara turun masing-masing sebesar 7,06 persen dan 0,94 persen. Sementara angkutan darat juga ikut menurun.

Dalam diskusi tersebut, Gubernur Mahyeldi menyoroti pentingnya memperkuat strategi ekspor dan relasi antarwilayah agar Sumbar memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih besar. Ia juga menilai perlunya langkah relokasi industri ke daerah-daerah potensial seperti Kabupaten Limapuluh Kota, guna mendekatkan produsen dengan sumber bahan baku.

“Kalau bisa, industri kita jangan semuanya terpusat di Padang. Sebagian sebaiknya diarahkan ke daerah yang punya potensi bahan baku supaya rantai pasoknya lebih efisien dan nilai tambahnya kembali ke daerah,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga  Capai Angka Tertinggi, Deteksi TBC Tahun 2022 Capai 700 Ribu Kasus

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto mengingatkan bahwa relokasi industri perlu dirancang dengan matang. Ia mencontohkan beberapa pabrik karet yang terpaksa tutup karena biaya logistik tinggi akibat jarak antara kebun dan lokasi pabrik.

Meski begitu, Sugeng menegaskan bahwa industri minyak sawit (CPO) di Sumbar memiliki daya saing kuat. “Kami mendorong investor membangun industri di titik strategis, terutama di daerah perbatasan, agar arus barang tetap mengarah ke Sumbar,” ujarnya.

Baca Juga  Pilwako Padang, KPU Genjot Partisipasi Pemilih

Selain membahas sektor unggulan, pertemuan ini juga menyinggung soal pentingnya pengelolaan dan pelaporan data ekonomi daerah. BPS berkomitmen memperkuat koordinasi serta memberikan pelatihan bagi petugas data di setiap perangkat daerah agar pencatatan dan pelaporan lebih akurat dan sesuai standar. Di akhir pertemuan, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya validitas data dalam mendukung arah kebijakan pembangunan daerah. “Kita perlu memastikan semua transaksi dan data ekonomi terekam dengan baik. Ini jadi dasar untuk mengambil kebijakan yang tepat,” tuturnya. (*)

SIJUNJUNG

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung bersinergi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang menyelenggarakan program Tailor Made Training bagi para warga binaan. Pelatihan keterampilan berbasis kemandirian ini dibuka secara resmi pada Selasa (22/9) oleh Kadis Nakertrans…