DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Pekan ke lima Dharmasraya Champions League (DCL) 2026, semakin memperjelas peta persaingan menuju babak 16 besar. Sejumlah tim berhasil memperbaiki posisi di klasemen, sementara beberapa tim lainnya mulai berada di ujung tanduk.
Di Zona 1, Silago FC akhirnya meraih kemenangan perdana usai berpesta gol 7-0 atas Lubuk Karak FC. Kemenangan telak ini membuka kembali peluang Silago FC untuk lolos ke babak 16 besar. Dengan beberapa pertandingan tersisa, Silago masih memiliki kesempatan yang terbuka untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.
Sebaliknya, Lubuk Karak FC semakin terpuruk setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Mereka kini menjadi tim dengan catatan pertahanan terburuk sementara setelah kebobolan 14 gol dan belum mampu mencetak satu gol pun sepanjang kompetisi.
Persaingan di Zona 2 semakin ketat. Kemenangan 2-1 atas PS Tebing Tinggi membuat PS Sungai Dareh menyamai perolehan poin Gunung Medan. Sementara ini Gunung Medan masih di Runner-up karena unggul selisih gol. Siguntur FC masih memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas Gunung Medan dan Sungai Dareh. Sementara itu, PS Tebing Tinggi menelan kekalahan kedua. Meski peluangnya semakin tipis, kesempatan untuk lolos ke babak 16 besar masih terbuka dengan dua pertandingan tersisa.
Di Zona 3, PS Timpeh Jaya sukses mengkudeta Tabek FC dari puncak klasemen setelah membungkam Panyubarangan FC 3-0. Timpeh kini memimpin dengan koleksi 10 poin, unggul satu angka atas Tabek. Sementara itu, meski kalah, peluang Panyubarangan FC untuk melaju ke babak sudden death masih belum tertutup.
Pada Zona 4, kemenangan dramatis 3-2 atas PS Muara Sopan membuat PS Padang Laweh kembali membuka asa untuk lolos ke Sport Center. Dengan koleksi empat poin, peluang mereka secara matematis masih hidup. Sebaliknya, PS Muara Sopan dipastikan gagal melaju ke babak sudden death. Empat kekalahan beruntun tanpa poin dan hanya menyisakan dua pertandingan membuat mereka tidak mungkin lagi mengejar Sipangkur yang telah mengoleksi tujuh poin di posisi runner-up.
Laga big match di Zona 5 menjadi salah satu pertandingan paling menarik pekan ini. Tiumang FC berhasil menaklukkan Padukuan FC dengan skor 3-2. Kemenangan tersebut sekaligus menghadirkan kekalahan perdana bagi Padukuan FC dan mengantarkan Tiumang FC mengambil alih puncak klasemen. Namun persaingan di zona ini masih sangat sengit karena Pulau Mainan dan Koto Padang juga masih memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Di Zona 6, kemenangan meyakinkan 4-1 atas Koto Tinggi FC membuat PS Koto Ranah semakin membuka peluang untuk melaju ke babak 16 besar.
Pada Zona 7, hasil imbang 1-1 membuat PS Kurnia Koto Salak tetap bertahan di posisi runner-up dan menjaga asa untuk lolos ke fase gugur.
Sementara di Zona 8, kemenangan tipis 1-0 atas PS Lubuk Besar membawa PS Sungai Rumbai Timur naik ke posisi runner-up klasemen. Meski demikian, persaingan di zona ini juga belum berakhir karena tim-tim pesaing masih memiliki peluang untuk merebut tiket ke babak selanjutnya.
Dengan fase grup yang memasuki pekan-pekan penentuan, setiap pertandingan kini bernilai sangat penting. Persaingan menuju babak 16 besar DCL 2026 dipastikan akan semakin panas, dan setiap poin akan menjadi penentu nasib tim-tim yang ingin melangkah lebih jauh dalam ajang sepak bola terbesar antar-nagari di Kabupaten Dharmasraya.(h/mdi)












