Ia menilai program Desa Cantik menjadi bukti bahwa pembangunan desa saat ini tidak hanya berfokus pada kecepatan realisasi anggaran, tetapi juga pada kualitas perencanaan berbasis data.
“Ini bukti bahwa kita tidak hanya cepat menyalurkan dana, tetapi juga cerdas dalam merencanakan pembangunan berbasis data. Kami berkomitmen menjadikan ketiga desa ini sebagai teladan bagi seluruh desa di Kota Sawahlunto,” katanya.
Melalui program Desa Cantik, pemerintah berharap seluruh desa di Kota Sawahlunto secara bertahap dapat menerapkan standar pengelolaan data yang terintegrasi dan berkualitas.
Dengan penguatan data yang lebih baik, pembangunan desa diharapkan menjadi lebih terarah, transparan, terukur, serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. (*)












