PASAMAN, HARIANHALUAN.ID – SD Tahfizh Hamalatul Qur’an Pasaman menggelar Wisuda Tahfizh Jilid IV dan pelepasan siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 di Emir Hotel, Lubuk Sikaping, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah, yayasan, tenaga pendidik, orang tua, serta para santri dan siswa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubuk Sikaping Lotfriedo Rama, S.STP, MM, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Ishaq, S.Pd, M.Pd, Pembina Yayasan Hamalatul Qur’an Pasaman Marwan Saputra, SE, MM, serta Kepala SD Tahfizh Hamalatul Qur’an Febrian Fitra, S.Pd, Gr.
Dalam laporannya, Kepala SD Tahfizh Hamalatul Qur’an, Febrian Fitra, menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sekolah melepas sebanyak 40 siswa, terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan.
“Berdasarkan kriteria kelulusan yang telah ditetapkan dan hasil ujian sekolah, baik ujian tulis maupun praktik, alhamdulillah seluruh siswa kelas VI dinyatakan lulus 100 persen,” ujarnya.
Selain pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Wisuda Tahfizh Jilid IV yang diikuti oleh 87 peserta. Rinciannya, wisuda hafalan 1 juz sebanyak 48 orang, 2 juz 12 orang, 3 juz 14 orang, 4 juz 6 orang, 5 juz 6 orang, dan 6 juz 1 orang.
Prestasi membanggakan pada wisuda tahun ini diraih oleh santriwati Rindu Rahmanisa Aristi yang menjadi peserta dengan hafalan tertinggi, yakni 6 juz Al-Qur’an.
Camat Lubuk Sikaping, Lotfriedo Rama, S.STP, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Hamalatul Qur’an Pasaman dan seluruh tenaga pendidik yang telah berperan dalam mencetak generasi yang unggul dalam bidang akademik sekaligus memiliki pemahaman agama yang kuat.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Lubuk Sikaping, saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SD Tahfizh Hamalatul Qur’an serta para santri yang diwisuda hari ini. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi sekolah, orang tua, dan Kabupaten Pasaman,” katanya.
Menurut Lotfriedo, keberhasilan sekolah meluluskan seluruh siswa kelas VI dan melahirkan puluhan penghafal Al-Qur’an membuktikan bahwa pendidikan umum dan pendidikan agama dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Rindu Rahmanisa Aristi yang berhasil mencapai hafalan tertinggi sebanyak 6 juz Al-Qur’an. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Kami berharap para lulusan dan hafiz-hafizah yang diwisuda hari ini dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjaga hafalannya, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Generasi Qur’ani seperti inilah yang akan menjadi aset berharga bagi daerah dan bangsa di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Ishaq, S.Pd, M.Pd, mengapresiasi komitmen SD Tahfizh Hamalatul Qur’an dalam mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan Al-Qur’an. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan berbasis tahfizh mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Pembina Yayasan Hamalatul Qur’an Pasaman, Marwan Saputra, SE, MM, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Wisuda Tahfizh Jilid IV dan pelepasan siswa kelas VI yang berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat.
Menurutnya, capaian yang diraih para santri dan siswa pada tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang baik antara yayasan, sekolah, para guru, dan orang tua dalam mendidik anak-anak menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak Qur’ani.
“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan lahirnya generasi-generasi muda yang tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan dasar, tetapi juga memiliki bekal hafalan Al-Qur’an. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua dan menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an mampu melahirkan generasi yang unggul,” ujar Marwan.
Ia menjelaskan bahwa Yayasan Hamalatul Qur’an akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pembinaan karakter dan keagamaan. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Kami berharap para lulusan dan wisudawan tahfizh tidak berhenti sampai di sini. Teruslah belajar, tingkatkan hafalan Al-Qur’an, raih cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah kebanggaan orang tua, sekolah, serta masyarakat Pasaman,” katanya.
Marwan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga dalam membimbing para siswa. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Yayasan Hamalatul Qur’an Pasaman.
“Keberhasilan anak-anak hari ini adalah hasil kerja bersama. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada seluruh keluarga besar Hamalatul Qur’an dan menjadikan anak-anak kita sebagai generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an, berprestasi, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” tutupnya.
Acara ditutup dengan prosesi wisuda tahfizh, pelepasan siswa kelas VI, penyerahan penghargaan kepada para santri berprestasi, serta doa bersama yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan dari para orang tua yang hadir. (*)












