PADANG, HARIANHALUAN.ID — Semen Padang kembali menelan kekalahan saat menjamu Persijap Jepara pada lanjutan BRI Super League pekan ke-28 di Stadion GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Senin (20/4). Kabau Sirah—julukan Semen Padang, takluk dengan skor 0-2.
Tuan rumah langsung tancap gas sejak menit awal. Hanya saja, kualitas serangan mereka tak cukup bagus. Hingga menit ke-30, tidak ada gol yang tercipta dari kedua kubu. Gol akhirnya tercipta pada menit ke-36. Persijap Jepara membuka keunggulan menjadi 0-1 melalui sepakan Rendi Saeful setelah memanfaatkan umpan matang Franca dari sisi kanan.
Memasuki fase akhir babak pertama, tekanan Persijap semakin meningkat. Situasi ini berujung pada hadiah penalti setelah Iker dilanggar oleh Diara di dalam kotak terlarang pada menit ke-41. Carlos Franca yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gol! Persijap unggul 0-2 lewat tendangan Carlos Franca dari titik putih.
Semen Padang berupaya meningkatkan serangan pada babak kedua. Tertinggal dua gol, Semen Padang berupaya keras mengontrol permainan. Sejumlah pergantian dilakukan dengan harapan bisa membalikkan keadaan, Ripal Wahyudi, Kasim Botan, dan Jaime Giraldo masuk menggantikan Firman Juliansyah, Boubakarry Diarra, dan Ade Kristiano.
Namun, pergantian tersebut belum berdampak. Malah Persijap Jepara yang sempat menambah gol, sebelum gol tersebut dianulir oleh wasit karena telah terlebih dahulu offside. Kabau Sirah masih berusaha untuk membuat gol. Peluang didapat Guillermo Fernandes pada menit ke-50, namun belum mampu dikonversi menjadi gol. Selang satu menit, Kianz Froesse juga mendapat kesempatan, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang yang dijaga Shendy Jonansyah.
Hingga laga tuntas, Semen Padang gagal mencetak gol. Persijap pun menutup laga dengan kemenangan 0-2. Dengan hasil ini, Semen Padang FC masih tertahan di posisi ke-17 dengan 20 poin. Sedangkan Persijap Jepara berada di peringkat 13 dengan 28 poin.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury mengaku bahwa segala yang telah dipersiapkan sejak seminggu lalu sama sekali tidak berjalan di atas lapangan. “Apa yang kami persiapkan satu minggu ini tidak berjalan sesuai harapan, tapi anak-anak sudah bekerja keras. Hanya saja kami kalah dari beberapa aspek dari Persijap Jepara,” ujarnya seusai laga.
Walaupun timnya gagal meraih kemenangan pada laga ini, Imran menyebut Semen Padang masih memiliki harapan untuk tetap bertahan di liga. “Tersisa enam pertandingan lagi, memang sangat sulit. Tapi kita akan terus berjuang sampai akhir,” ujarnya. (h/dna)












