TANAH DATAR

Tanah Datar Bangkit, Kreativitas Lokal Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

×

Tanah Datar Bangkit, Kreativitas Lokal Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.ID — Semangat kebangkitan ekonomi masyarakat terus didorong melalui penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif menggelar Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 29–30 September 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Berbasis Potensi Ekonomi Kreatif Lokal” dan menjadi salah satu upaya memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif di daerah, khususnya dalam membangun kembali perekonomian masyarakat pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Sebanyak 80 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut. Peserta dibagi menjadi 40 orang setiap harinya dengan lokasi kegiatan yang berbeda.

Hari pertama, Selasa (29/9/2026), kegiatan berlangsung di Tan Kayo Ecopark Syariah dan diikuti pelaku ekonomi kreatif dari Kecamatan Batipuh Selatan dan sekitarnya. Sementara hari kedua, Rabu (30/9/2026), kegiatan dipusatkan di Kantor Wali Nagari Panyalaian, dengan peserta berasal dari kawasan Kecamatan X Koto dan sekitarnya.

Kegiatan secara resmi dibuka Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar, Inhendri Abas, S.Pd., M.M. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Baca Juga  KPU Tanah Datar Lanjutkan Pleno Penghitungan Suara

“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Sinergi ini menjadi momentum penting bagi pelaku ekraf di Tanah Datar untuk naik kelas, memperkuat identitas lokal, dan menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai pilar kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Mulyanto YS, selaku Kepala Subdirektorat Tata Kelola Infrastruktur, mengatakan Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui penguatan infrastruktur dan ekosistem ekonomi kreatif.

“Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih hadir untuk memastikan bahwa potensi lokal di setiap nagari dan kawasan dapat dioptimalkan melalui pendekatan infrastruktur dan ekosistem yang berkelanjutan, sehingga para pelaku ekraf memiliki ruang tumbuh yang kokoh dan berdaya saing,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi kreatif.
Harti Ningsih (Ning), ahli gastronomi asal Sumatera Barat, menyampaikan materi mengenai Penguatan Potensi Ekonomi Kreatif Lokal.

Peserta diajak melihat kekayaan sumber daya alam dan kuliner khas daerah sebagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah dan daya saing lebih tinggi.

Materi berikutnya disampaikan Verinita, Lektor Universitas Andalas, yang membahas Pengembangan Desa Kreatif serta manfaatnya bagi pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga  Tahun Ini, Wisata Sintuak Bidik 50 Besar ADWI

Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan gambaran mengenai bagaimana desa dapat dikembangkan menjadi ruang kreativitas dan kolaborasi yang turut menopang perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, para pelaku ekonomi kreatif didorong untuk mengenali, menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing daerah.

Desa kreatif juga diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk membangun jejaring, berinovasi dan mengembangkan usaha kreatif secara berkelanjutan.

Salah seorang peserta, Noris Nenny Maulida, menilai kegiatan tersebut memberikan perspektif baru bagi pelaku ekonomi kreatif untuk kembali bergerak dan membangun kolaborasi.

“Pelatihan Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih telah membuka kembali pola pikir para pelaku ekraf untuk bangkit, bergerak bersama demi memulihkan ekonomi,” ujarnya.

Penyelenggaraan Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih di Tanah Datar diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh, mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai produk lokal berkualitas yang memiliki nilai tambah serta berpeluang menjangkauuji pasar yang lebih luas.

Dengan kekayaan budaya, kuliner, kerajinan dan potensi kreatif yang dimiliki, ekonomi kreatif di Tanah Datar diharapkan semakin mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat berbasis kekuatan lokal.(*)