OPINI

Temasek, Danantara, dan Kebangkitan “DNA” Sriwijaya di Selat Malaka

×

Temasek, Danantara, dan Kebangkitan “DNA” Sriwijaya di Selat Malaka

Sebarkan artikel ini

Indonesia harus belajar dari kedisiplinan Temasek Singapura: mengelola Danantara dengan profesionalisme mutlak, bebas dari intervensi politik jangka pendek, patuh pajak, dan agresif secara global. Indonesia memiliki keunggulan yang tidak akan pernah dimiliki Singapura, yaitu penguasaan atas empat chokepoints maritim dunia secara fisik.

IX. Kesimpulan: Merebut Kembali Mahkota Maritim

Singapura adalah bukti hidup yang tak terbantahkan bahwa strategi ekonomi maritim Sriwijaya tidak pernah usang. Rumus kuno abad ke-7 itu terbukti tetap ampuh dan mematikan di abad ke-21 jika dieksekusi dengan visi yang jernih, manajemen yang bersih, dan kedisiplinan yang kaku. Nama Temasek yang mereka abadikan adalah pengingat harian akan kejayaan masa lalu Nusantara.

Baca Juga  Multitasking dalam Pembelajaran Digital: Ancaman bagi Konsentrasi dan Kinerja Kognitif

Keberhasilan Temasek adalah undangan terbuka sekaligus tamparan bagi Indonesia. Dengan bangkitnya institusi Danantara, Indonesia sedang menjemput kembali takdir sejarahnya. Sudah saatnya kita tidak hanya bangga menjadi pemilik masa lalu, tetapi menjadi penguasa masa depan. Singapura adalah bukti hidup bahwa strategi maritim Sriwijaya tidak pernah usang, dan Danantara adalah jawaban konkret Indonesia untuk merebut kembali takdir sejarahnya.