KAB. LIMAPULUH KOTA

TMMD Tinggalkan Jejak Nyata, Badan Jalan 2,7 Kilometer Tuntas Dibuka

×

TMMD Tinggalkan Jejak Nyata, Badan Jalan 2,7 Kilometer Tuntas Dibuka

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Satu per satu target fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota mulai menunjukkan hasil. Di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat kini telah terbuka sepenuhnya setelah penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer rampung 100 persen.

Memasuki pekan terakhir pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, Satgas bersama masyarakat mengalihkan fokus pada pekerjaan pengerasan jalan menggunakan material sertu. Hingga Selasa (11/8), progres pengerasan sepanjang 2.550 meter telah mencapai 60 persen dan terus dipercepat agar seluruh pekerjaan selesai sesuai target.

Di tengah cuaca dan medan yang cukup menantang, sebanyak 110 personel TNI bersama lima personel Polri serta masyarakat setempat terus bergotong royong meratakan dan memadatkan material. Semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang diyakini akan membawa perubahan bagi kehidupan warga.

Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Novriadi Nata, mengatakan rampungnya penyiapan badan jalan merupakan capaian penting dalam pelaksanaan TMMD. Namun demikian, pekerjaan belum selesai karena tahap pengerasan menjadi kunci agar jalan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Baca Juga  Pakar Politik UNAND Prof Dr Asrinaldi : Peluang Caleg Ditentukan Rekam Jejak Semasa Menjabat

“Kita bersyukur penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer sudah mencapai 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas bersama masyarakat. Selanjutnya kita fokus menyelesaikan pengerasan jalan dengan sertu agar hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Menurut Dandim, seluruh personel diminta tetap menjaga semangat hingga penutupan TMMD. Ia menegaskan penyelesaian pekerjaan tidak hanya berorientasi pada capaian progres, tetapi juga harus mengutamakan kualitas hasil pembangunan.

“Menjelang kegiatan berakhir, kita akan terus bekerja maksimal. Target penting, tetapi kualitas hasil pekerjaan juga harus menjadi perhatian. Kita ingin meninggalkan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya selesai secara administrasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, jalan yang dibangun tersebut diharapkan menjadi akses vital yang mampu memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, mempermudah akses menuju fasilitas pelayanan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Harau.

Baca Juga  Tiga Tahun Kepemimpinan Safaruddin Dt Bandaro, Relawan ABS: IPM Limapuluh Kota Meningkat

“Bagi kami, jalan ini bukan sekadar hamparan tanah dan sertu. Di balik pembangunan ini ada harapan masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih baik sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah,” katanya.

Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD ke-129 juga telah menuntaskan sejumlah sasaran fisik lainnya. Penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pemasangan tiga unit gorong-gorong, pemasangan pasangan batu sepanjang 100 meter, pembangunan tujuh unit rumah tidak layak huni (RTLH), hingga pembangunan Tugu TMMD seluruhnya telah mencapai progres 100 persen.

Berbagai kegiatan nonfisik dan program tambahan juga telah dilaksanakan selama TMMD berlangsung sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

Dengan penyiapan badan jalan yang telah tuntas dan pengerasan yang terus dikebut, Satgas TMMD ke-129 optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu. Hasil pembangunan tersebut diharapkan menjadi warisan nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jorong Buluh Kasok dalam jangka panjang. (*)