PERISTIWAPESISIR SELATAN

Ular Piton Masuk Rumah Warga di Tarusan, Damkar Pesisir Selatan Bergerak Cepat

×

Ular Piton Masuk Rumah Warga di Tarusan, Damkar Pesisir Selatan Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Kepanikan sempat menyelimuti sebuah rumah warga di Simpang Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (14/6/2026). Seekor ular piton berukuran cukup besar diketahui masuk ke dalam rumah dan membuat penghuni khawatir akan keselamatan keluarga mereka.

Mendapat laporan dari masyarakat, Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Tarusan langsung mengerahkan personel Regu A menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Tim bergerak cepat guna mengantisipasi kemungkinan ular menyerang penghuni rumah maupun warga sekitar.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati ular berada di area rumah warga. Dengan menggunakan peralatan khusus dan menerapkan prosedur penyelamatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), petugas melakukan proses evakuasi secara hati-hati.

Operasi penyelamatan berlangsung sekitar 15 menit, dimulai pukul 10.00 WIB hingga 10.15 WIB. Berkat kesiapsiagaan dan pengalaman petugas, ular piton tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Baca Juga  Hadiri Sertijab Camat Sutera, Wabup Risnaldi Tegaskan Infrastruktur Jadi Agenda Besar Pemerintahan

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengapresiasi kesigapan personel Pos Damkar Tarusan yang bergerak cepat merespons laporan masyarakat.

“Kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan atau rescue seperti evakuasi ular, sarang tawon, hingga penyelamatan hewan berbahaya lainnya. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Agung.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Jika menemukan ular atau satwa liar yang masuk ke lingkungan rumah, segera laporkan kepada petugas Damkar terdekat. Jangan mengambil tindakan sendiri karena dapat berisiko menimbulkan korban,” tambahnya.

Baca Juga  Sosok Pengusaha yang Laporkan Anggota DPRD Pessel Novermal Jadi Tersangka Pembalakan

Menurutnya, meningkatnya aktivitas satwa liar yang memasuki permukiman warga dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti perubahan habitat, cuaca, maupun ketersediaan sumber makanan.

Setelah proses evakuasi selesai, ular piton tersebut diamankan oleh petugas untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman penduduk.

Kehadiran Damkar dalam operasi penyelamatan non-kebakaran seperti ini menjadi bukti bahwa tugas pemadam kebakaran kini semakin luas, tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat dalam berbagai situasi darurat.

Berkat respons cepat petugas, situasi di lokasi kembali aman dan kondusif, sementara warga yang sebelumnya diliputi kecemasan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (*)