PENDIDIKAN

UNP Latih Siswa SMP Kembangkan Game Edukasi

×

UNP Latih Siswa SMP Kembangkan Game Edukasi

Sebarkan artikel ini
Pendidikan UNP
UNP melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) menggelar kegiatan bertajuk "Pengembangan Game Edukasi untuk Mendukung Pembelajaran Interaktif dan Literasi Digital Siswa SMP" di SMP Negeri 1 Kota Padang. IST

PADANG, harianhaluan.id — Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) menggelar kegiatan bertajuk “Pengembangan Game Edukasi untuk Mendukung Pembelajaran Interaktif dan Literasi Digital Siswa SMP” di SMP Negeri 1 Kota Padang. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif sekaligus memiliki kemampuan literasi digital melalui pengembangan game edukasi.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Indry Yedi Bakri, S.Pd., M.T. Turut hadir Kepala SMP Negeri 1 Padang, Elfida Jusi, M.Pd., yang sekaligus memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Indry Yedi Bakri menyampaikan bahwa penguasaan teknologi digital tidak lagi sebatas kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga harus diarahkan pada kemampuan menciptakan karya yang bernilai edukatif. Menurutnya, pelatihan pengembangan game edukasi menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kreativitas sekaligus keterampilan abad ke-21 bagi peserta didik.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah terus diperkuat sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Melalui kegiatan semacam ini, peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghasilkan produk digital.

Ketua tim pengabdian, Saftrian Mukhlizul Fuad, M.D., dari Program Studi Animasi UNP menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan proses pembuatan game edukasi secara bertahap kepada siswa SMP. Peserta memperoleh materi mulai dari penyusunan ide, perancangan permainan, hingga proses pengembangan produk digital sederhana.

Baca Juga  Siswi SLB Alisha Wakili Provinsi Sumbar Ikuti Ajang O2SN di Solo-Jawa Tengah 

Program tersebut didukung tim pengabdian yang terdiri atas Dr. Ulfia Rahmi, M.Pd., dari Program Studi Teknologi Pendidikan dan Nusrito Zalins Adekory, S.ST., M.Ds., dari Program Studi Animasi. Ketiganya menghadirkan pendekatan kolaboratif yang memadukan aspek teknologi pendidikan, kreativitas visual, dan pengembangan media interaktif.

Saftrian mengatakan tujuan utama kegiatan adalah membekali siswa agar mampu menghasilkan game edukasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif. “Selain meningkatkan kreativitas, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi melalui proses pengembangan game,” ujarnya kepada Haluan Selasa (14/7) di Padang.

Lebih jauh, kegiatan tersebut juga mendukung program Pemerintah Kota Padang bertajuk ‘1000 Game’ yang mendorong lahirnya karya-karya digital dari kalangan pelajar dan masyarakat. “Dari kegiatan ini diharapkan pula menjadi embrio terbentuknya komunitas kreatif Padang Buek Game sebagai wadah kolaborasi para pengembang game muda di Kota Padang,” ungkapnya.

Dikatakan Dr Ulfia Rahmi, pelaksanaan program dilakukan secara bertahap. Workshop pertama berlangsung pada 6 Juli 2026, dilanjutkan workshop kedua pada 9 Juli 2026. “Dalam dua sesi tersebut peserta memperoleh materi teori sekaligus praktik pengembangan game edukasi dengan pendampingan langsung dari narasumber dan fasilitator,” ujarnya.

UNP Latih Siswa SMP Kembangkan Game Edukasi

Setelah workshop selesai lanjutnya, peserta memasuki tahapan tugas mandiri terbimbing yang berlangsung pada 10 hingga 20 Juli 2026. Pada fase ini siswa didampingi untuk menyempurnakan proyek game yang mereka rancang sehingga menghasilkan karya yang siap dipresentasikan kepada publik.

Baca Juga  50 Pengurus OSIM MTsN 1 Padang Ikuti LDKS

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Padang, Elfida Jusi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Menurutnya, pembelajaran berbasis proyek seperti pengembangan game mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus memperkenalkan berbagai peluang karier di bidang industri kreatif digital.

Sebagai luaran kegiatan tambah Nusrito, seluruh karya peserta akan dipamerkan pada ajang Padang International Animation and Game Expo (Piagex) yang dijadwalkan berlangsung di Youth Center (YCC) Bagindo Aziz Chan pada 25–27 Juli 2026. Pameran tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil kreativitas sekaligus memperoleh apresiasi dari masyarakat dan pelaku industri kreatif.

Melalui program pengabdian ini katanya, UNP berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah dapat terus melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. “Selain meningkatkan literasi digital, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal mencetak generasi kreator game muda yang mampu menghasilkan karya edukatif dan berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem industri kreatif di Kota Padang,” tutupnya. (h/isr)