HEADLINE

Yendra Fahmi Beli Kantor Polisi untuk Bangun Masjid di Australia

×

Yendra Fahmi Beli Kantor Polisi untuk Bangun Masjid di Australia

Sebarkan artikel ini
H. Yendra Fahmi mendampingi Wapres ke-10 dan ke-12 RI, H.M. Jusuf Kalla serta Wapres ke-13, K.H. Ma’ruf Amin pada acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajjah Yuliana, Melbourne, Australia, Sabtu (27/6). IST

MELBOURNE, HARIANHALUAN.ID — Pengusaha dermawan asal Minang, H. Yendra Fahmi telah membeli sebuah bekas kantor polisi di Melbourne, Australia, untuk dijadikan masjid. Peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Hajjah Yuliana (nama ibunda H. Yendra Fahmi) itu dilakukan oleh dua mantan Wakil Presiden RI, H.M. Jusuf Kalla dan Prof. Dr. Ma’ruf Amin, Sabtu (27/6) lalu.

Acara peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dilaksanakan bersamaan dengan acara Tabligh Akbar oleh Ustadz Das’ad Latif. Selain tamu-tamu dari Indonesia, kegiatan ini juga diikuti dan disaksikan umat muslim asal Indonesia yang tinggal di Australia, khususnya Kota Melbourne.

H. Yendra Fahmi kepada Haluan bercerita, gagasan membangun sebuah masjid Indonesia berawal dari usulan sejumlah kawan-kawannya seperti Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Abdul Somad, Anies Baswesan, dan lain-lain, agar dibangun sebuah masjid untuk umat muslim asal Indonesia yang jumlahnya cukup signifikan di Kota Melbourne.

Di kota ini juga terdapat sekitar seribuan perantau asal Minang atau Sumatera Barat. Sebelumnya, Yendra Fahmi telah turut berpartisipasi dalam jumlah cukup besar dalam pembangunan Surau Sydney Australia (SSA) di Sydney yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bulan November 2023 silam.

Ide membangun masjid di Melbourne ini muncul ketika Yendra Fahmi sering bolak-balik dari Jakarta ke kota itu ketika salah seorang putrinya kuliah di sana. Setelah dicari berbagai informasi dan dijajaki berbagai kemungkinan, akhirnya diperoleh sebidang tanah besar bekas kantor polisi seluas 1.700 meter persegi, terletak di distrik Laverton, sekitar 30 menit berkendara dari pusat Kota Melbourne. Setelah negosiasi, disepakati tanah tersebut dibeli Yendra Fahmi dengan harga 2,7 juta dolar Australia atau sekitar Rp34 miliar.

Baca Juga  Satgas TMMD Kebut Pembukaan Jalan Sitanang-Ampalu

“Setelah lahan itu kami beli, lalu kami urus izinnya untuk mendirikan rumah ibadah. Prosesnya cukup memakan waktu, sampai akhirnya bisa dilakukan peletakan batu pertama,” kata Yendra Fahmi.

Setelah peletakan batu pertama ini, akan segera disusun rencana pembangunan yang komprehensif serta direncanakan tahap-tahapan pembangunannya. “Pokoknya kami usahakan agar bisa dilakukan sebaik-baiknya dalam waktu tidak terlalu lama,” kata Yendra Fahmi yang masih belum bisa memberikan perkirakan biaya pembangunan masjid ini sampai selesai nantinya.

Dilahirkan di Pekanbaru dari ibu asal Sulit Air (Solok) dan ayah asal Sianok (Agam), 23 Januari 1971, H. Yendra Fahmi adalah tokoh pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, dan properti. Usahanya tersebar di Jakarta, Jambi, dan Kalimantan. Ia juga dikenal sebagai pemilik dealer Mercedez Benz terbesar di Indonesia dengan kantor pusat di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Anggota Polres Bukittinggi Bentrok dengan Massa Pendukung Pasangan Calon

Selain berbisnis, Yendra Fahmi dikenal pula lewat aktivitas sosial dan kemasyarakatan. Saat ini, ia tercatat sebagai Bendahara Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) dan anggota Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Ketika terjadi kerusuhan Wamena pada Juli 2019, yang ikut berdampak pada perantau asal Minang di sana, Yendra Fahmi menyumbang sebanyak Rp1 miliar untuk memulangkan ratusan perantau ke kampung mereka di Sumbar.

Pada tahun yang sama, ia menyumbang sebanyak Rp30 miliar untuk pembangunan masjid di Komplek Madrasah Muallimin Muhammadiyah di Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Peletakan batu pertama masjid yang diberi nama Masjid Muhammadiyah Hj. Yuliana tersebut dilakukan oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo pada akhir November 2019, bersamaan dengan momentum peringatan HUT Ke-107 Persyarikatan Muhammadiyah.

Pada 2020, ia ikut menyumbang sebanyak Rp3 miliar untuk pembelian properti yang akan dijadikan Surau Sydney Australia (SSA) oleh Minang Saiyo, organisasi perantau Minang di Australia.

H. Yendra Fahmi dan keluarga juga menjadi penyubang tunggal pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bandung Barat senilai Rp65 milar yang diresmikan oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, H.M. Jusuf Kalla, serta Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bulan November 2023. (h/hc)