PASAMAN

Dari Blankspot Menuju Digitalisasi, Welly–Parulian Sambungkan Internet Gratis di Wilayah 3T Pasaman

×

Dari Blankspot Menuju Digitalisasi, Welly–Parulian Sambungkan Internet Gratis di Wilayah 3T Pasaman

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, HARIANHALUAN.ID— Pemerintah Kabupaten Pasaman terus mempercepat pemerataan akses digital melalui program unggulan Internet Gratis 3T yang digagas Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe. Program tersebut difokuskan untuk membuka akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan daerah blankspot yang selama ini sulit mendapatkan jaringan komunikasi.

Dalam konferensi pers evaluasi satu tahun program unggulan daerah di Media Center Diskominfo Pasaman, Selasa (19/5/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman, Fatrizon menyampaikan bahwa program internet gratis menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan sumber daya manusia berbasis digital.

Menurut Fatrizon, selama ini keterbatasan jaringan internet di sejumlah kejorongan menyebabkan pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lambat. Kondisi geografis yang cukup berat juga menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur jaringan di daerah terpencil.

Baca Juga  Jaga Kekompakan, PWI dan IKWI Pasaman Gelar Silaturahmi

“Program ini hadir untuk memastikan masyarakat di wilayah 3T mendapatkan akses digital yang sama dengan daerah lain. Internet hari ini bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar pelayanan publik,” ujar Fatrizon.

Ia menjelaskan, program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan tim teknis Diskominfo yang turun langsung melakukan survei lapangan, pemetaan wilayah blankspot, hingga menentukan titik pemasangan perangkat jaringan internet.

Dari total target 42 kejorongan blankspot di Kabupaten Pasaman, hingga Mei 2026 sebanyak 25 kejorongan telah berhasil terkoneksi jaringan internet gratis. Selain itu, pengembangan jaringan juga dilakukan pada sejumlah fasilitas pelayanan sehingga kini terdapat 34 titik akses internet aktif yang beroperasi di berbagai wilayah.

Baca Juga  Pelantikan Pejabat Eselon IV Kejari Pasaman Berlangsung Khidmat, Kajari Tekankan Integritas dan Soliditas Tim

“Jika dihitung berdasarkan target sasaran, capaian program saat ini telah mencapai sekitar 59,52 persen. Alhamdulillah progresnya cukup baik dan manfaatnya sudah mulai dirasakan masyarakat,” katanya.

Fatrizon menambahkan, pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat serta Bakti Kominfo guna memperluas cakupan layanan internet, terutama pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan sinyal komunikasi.

Menurutnya, kehadiran internet gratis mulai membawa perubahan pada pelayanan administrasi pemerintahan di tingkat nagari. Aparatur nagari kini lebih mudah mengakses sistem pemerintahan berbasis digital serta mengirim laporan secara daring tanpa harus mencari lokasi yang memiliki jaringan internet.