PADANG, HALUAN – Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta (UBH) kembali menggelar Festival Budaya Jepang “Bunkasai XXIII” pada 23–24 Mei 2026 di Kampus Proklamator II Air Pacah, Padang. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah kreativitas sekaligus ajang mempererat minat generasi muda terhadap bahasa dan budaya Jepang.
Festival yang mengusung tema “Sakura Cyber Garden” tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika. Acara pembukaan turut dihadiri Konsul Muda Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Furonobu Koichi, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kota Padang Ir. Syahrial Kamat, M.Si., jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, hingga peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bung Hatta menyampaikan bahwa Bunkasai merupakan agenda rutin tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2001 oleh Program Studi Sastra Jepang. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi kampus, tetapi juga ruang pengembangan minat masyarakat terhadap bahasa dan kebudayaan Jepang.
“Festival Kebudayaan Jepang merupakan wadah untuk menyalurkan dan mengembangkan antusiasme masyarakat Sumatera Barat terhadap ketertarikan dan keingintahuan pada bahasa dan kebudayaan Jepang,” ujar Prof. Diana Kartika.
Ia juga menjelaskan, Program Studi Sastra Jepang Universitas Bung Hatta memiliki berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa, mulai dari pertukaran pelajar ke Jepang, program magang, hingga menjadi tuan rumah Ujian Kemampuan Bahasa Jepang untuk wilayah Sumatera bagian tengah yang meliputi Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kota Padang, Syahrial Kamat, menyebut penguasaan bahasa asing kini menjadi kompetensi penting bagi generasi muda untuk membuka peluang pendidikan dan karier di luar negeri, termasuk Jepang dan China.
Bunkasai XXIII menghadirkan berbagai perlombaan bertema Jepang, seperti Kanji Contest, Kana Contest, Haiku, Rodoku, Cosplay Contest, hingga Cerdas Cermat Kejepangan yang diikuti mahasiswa, pelajar SMA/SMK, lembaga pelatihan kerja, dan masyarakat umum dari Sumatera Barat dan Riau.
Tidak hanya itu, pengunjung juga disuguhkan penampilan Coswalk dari komunitas cosplay Kota Padang serta puluhan booth UMKM yang menjajakan aneka kuliner dan aksesori khas Jepang. Pada malam penutupan, panitia turut menghadirkan pertunjukan kembang api (Hanabi) dan penerbangan lampion yang menambah semarak suasana festival. (h/yes)











