DHARMASRAYA

Belum Rampung, Proyek Sekolah Rakyat di Dharmasraya Picu Kecelakaan Warga

×

Belum Rampung, Proyek Sekolah Rakyat di Dharmasraya Picu Kecelakaan Warga

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Dharmasraya menuai sorotan. Pasalnya, sebelum proyek tersebut rampung, seorang warga dilaporkan mengalami kecelakaan saat melintas di depan lokasi pekerjaan hingga mengalami patah kaki dan harus dirawat di RSUD Sungai Dareh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun harianhaluan.id, proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru itu berada di kawasan yang setiap hari dilalui warga sekitar.

Korban diketahui bernama Ijus (50), warga Muaro Momong, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung. Ia mengalami kecelakaan diduga akibat kondisi jalan di depan proyek yang dipenuhi material bangunan serta debu tebal yang beterbangan sehingga mengganggu jarak pandang pengendara.

Baca Juga  Jadi Percontohan, PJU Dharmasraya Dilaksanakan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

Peristiwa itu terjadi pada pekan lalu. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami patah kaki dan sejumlah luka lecet hingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Dareh.

Kepala Jorong Muaro Momong, Deded, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban merupakan warganya yang sehari-hari melintas di jalur tersebut.

“Korban mengalami patah kaki dan luka lecet. Namun sangat disayangkan, pihak perusahaan sampai saat ini belum memperlihatkan itikad baik untuk membantu biaya pengobatan korban,” ujar Deded. (*)

Baca Juga  Minimalisir Pembuangan Sampah, Bupati Dharmasraya Dorong Nagari Olah Sampah Bernilai Ekonomi

Ia mengaku telah menyampaikan kejadian itu kepada pihak perusahaan pelaksana proyek. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan maupun bantuan yang diberikan kepada korban.

“Saya sudah menyampaikan kepada pihak perusahaan terkait kecelakaan yang menimpa warga kami, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” tutupnya. (*)