DHARMASRAYA, harianhaluan.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan segera melayangkan surat teguran kepada rekanan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) terkait material proyek yang berserakan di badan jalan.
Material berupa batu kerikil yang jatuh dari kendaraan pengangkut dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Bahkan, kondisi tersebut telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas di kawasan Muaro Momong.
“Ya, kita segera surati rekanan pembangunan SR tersebut,” ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, kepada harianhaluan.id, Selasa (26/5) sore.
Menurut Zakirman, selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, material yang berserakan juga menimbulkan debu dan pencemaran udara di sekitar lokasi proyek.
Ia menegaskan, pihaknya akan meminta perusahaan pelaksana proyek agar lebih memperhatikan keselamatan masyarakat dan menjaga kebersihan jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material.
Material Proyek Sekolah Rakyat Berserakan
Sebelumnya, seorang warga Muaro Momong Nagari Sungai Kambut bernama Ijus (50) mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya terpeleset akibat batu kerikil di badan jalan.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami patah tulang serta luka lecet di bagian wajah.
Kepala Jorong Muaro Momong, Deded, mengungkapkan bahwa pihak jorong sebenarnya telah memberitahukan persoalan tersebut kepada perusahaan pelaksana proyek. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada tindak lanjut yang serius dari pihak perusahaan.
Deded berharap perusahaan pembangunan Sekolah Rakyat dapat menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar proyek, termasuk membantu biaya pengobatan korban kecelakaan. (h/mdi)











