PADANG, harianhaluan.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Padang, Dr.H. Yasril, SAg, MA menyampaikan bahwa tradisi Makan Bajamba harus terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya dan sarana mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Padang Yul Efendi, SAg, MPd, Selasa (26/5)26) menyebutkan Kakankemenag menyampaikan hal tersebut pada acara Makan Bajamba dan Pelepasan Siswa Kelas VI MIN 5 Padang, Sabtu, 23 Mei 2026.
Yasril mengatakan bahwa tradisi Makan Bajamba bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi mengandung nilai pendidikan karakter, kebersamaan, silaturahmi dan adab dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tradisi Makan Bajamba harus terus dilestarikan karena mengajarkan nilai kebersamaan, saling menghargai dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat maupun lingkungan pendidikan,” ujar Yasril.
Ia juga mengapresiasi keluarga besar MIN 5 Padang yang tetap menjaga budaya lokal dalam kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda. Menurutnya, perpaduan antara pendidikan agama, budaya dan karakter sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berbudaya.

Yul Efendi menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan motivasi yang diberikan Kepala Kankemenag Padang kepada siswa, majelis guru dan wali murid yang hadir pada kegiatan tersebut.
Hadir Ketua DWP Kankemenag Padang, Kepala KUA Lubuk Begalung Jasrizal, majelis guru, komite, orang tua murid dan tamu undangan lainnya.
Acara pelepasan murid kelas VI berlangsung meriah dan penuh haru dengan diisi berbagai penampilan murid. (rel).





