PENDIDIKAN

Berlian dan Alifya Terpilih Jadi Duta Bahasa Sumbar 2026

×

Berlian dan Alifya Terpilih Jadi Duta Bahasa Sumbar 2026

Sebarkan artikel ini
Balai Bahasa
DUTA BAHASA--Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat sukses menggelar Malam Penganugerahan Duta Bahasa Sumbar 2026 yang diikuti sebanyak 20 peserta di Truntum Hotel Padang, Sabtu (23/5). Dafit

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sukses menggelar Malam Penganugerahan Duta Bahasa Sumbar 2026 di Truntum Hotel Padang, Sabtu (23/5).

Muhammad Berlian asal Kota Padang dan Alifya Aini Fauziyah asal Kota Solok terpilih sebagai pemenang utama setelah menyisihkan 18 finalis lainnya, dan akan mewakili Sumbar ke tingkat nasional.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar, Rahmat, menegaskan bahwa ajang pemilihan Duta Bahasa tidak semata menilai penampilan atau kemampuan berbicara di atas panggung.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus mengeksplorasi potensi, gagasan, kreativitas, serta jiwa kepemimpinan.

“Duta Bahasa merupakan representasi generasi muda ‘Urang Awak’ yang cerdas dan berkarakter. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga emosional, sosial, dan spiritual sebagai landasan integritas,” ujarnya.

Rahmat juga menekankan pentingnya nilai falsafah Minangkabau “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” sebagai pedoman hidup generasi muda di tengah perkembangan zaman dan teknologi. Ia menyebut Duta Bahasa memiliki peran strategis sebagai pelopor literasi bahasa dan sastra.

“Mereka diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing untuk membangun jejaring global,” katanya.

Baca Juga  CGP Angkatan 9 Kota Bukittinggi Gelar Panen Karya

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemilihan Duta Bahasa Sumbar, Yollanda, menjelaskan bahwa proses seleksi berlangsung sejak Februari hingga April 2026 melalui tahapan berjenjang dan ketat.

Dari 105 pendaftar, disaring menjadi 60 besar, kemudian 30 besar yang menjalani Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan wawancara, hingga akhirnya terpilih 20 finalis.

“Sebanyak 20 finalis atau 10 pasang putra dan putri tampil di malam puncak untuk memperebutkan lima besar dan satu favorit. Namun, penilaian akhir tetap dilakukan secara individu,” jelasnya.

Ia menambahkan, para finalis berasal dari berbagai daerah di Sumbar, mencakup 18 kabupaten dan kota, termasuk Kepulauan Mentawai, dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun.

Yollanda menyebut, dalam pembinaan, Balai Bahasa menanamkan nilai Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Pihaknya juga menargetkan peningkatan prestasi di tingkat nasional.

“Tahun ini kami menargetkan bisa menembus tiga besar nasional,” ujarnya.

Berlian dan Alifya Terpilih Jadi Duta Bahasa

Dalam ajang tersebut, turut hadir juri kehormatan Yuliandre Darwis yang menilai bahwa aspek penilaian tidak hanya terfokus pada kemampuan verbal, tetapi juga nonverbal.

Baca Juga  Balai Bahasa dan Gramedia Padang Semarakkan Semesta Buku

“Bahasa mencerminkan keseluruhan diri, mulai dari gestur, pengelolaan pikiran, hingga cara menyampaikan pesan. Yang tak kalah penting adalah kesesuaian antara ucapan dan perilaku,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Duta Bahasa dan Balai Bahasa sebagai lembaga pemerintah dalam meningkatkan literasi kebahasaan di tengah masyarakat.

Adapun hasil akhir Pemilihan Duta Bahasa Sumbar 2026, untuk kategori putra, Muhammad Berlian meraih peringkat pertama, diikuti Dwito Devid Riandoni (II), Muhammad Bin Aufi Z. (III), Mohammad Bagasyah (IV), dan Abelio Adi Permana (V), serta favorit Kanisius Sudarwanto Sakaliou.

Sementara kategori putri, Alifya Aini Fauziyah keluar sebagai pemenang pertama, diikuti Sella Twuentika (II), Rajwa Alya Puteri (III), Salsabila Rahadatul Asy (IV), dan Wafeeyatus Tsania Anwar (V), serta favorit Syifa Tsani Afifah. Pemenang pertama akan mendapatkan pembekalan lanjutan sebelum mewakili Sumbar pada ajang Duta Bahasa tingkat nasional.