PERISTIWAPESISIR SELATANSUMBAR

Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Simpang Tigo Buayo Putiah Sutera, Pencarian Masih Berlangsung

×

Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak di Pantai Simpang Tigo Buayo Putiah Sutera, Pencarian Masih Berlangsung

Sebarkan artikel ini
Bocah
Suasana sore di kawasan Pantai Simpang Tigo Buayo Putiah, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan hilang terseret arus dan ombak laut, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. OKIS

PESISIR SELATAN, harianhaluan.id — Suasana sore di kawasan Pantai Simpang Tigo Buayo Putiah, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan hilang terseret arus dan ombak laut, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Jesra (9), seorang pelajar sekolah dasar yang tinggal di Pasar Taratak. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh warga setempat sembari menunggu kedatangan tim SAR dari BPBD Pesisir Selatan.

Peristiwa tragis itu bermula ketika warga membuka muara yang selama ini tertutup. Sesaat setelah pintu muara terbuka, aliran air langsung mengarah deras menuju laut. Di saat bersamaan, korban berada di sekitar lokasi bersama sejumlah warga lainnya.

Baca Juga  Babak Baru Kasus Bayi Alceo, Keluarga Laporkan Dugaan Pemalsuan Surat Kematian ke Polda Sumbar

Menurut keterangan warga, Jesra sempat berenang melintasi aliran air untuk mengambil bajunya yang tertinggal di tebing seberang. Namun derasnya arus membuat tubuh bocah tersebut kehilangan kendali dan terbawa hingga ke arah laut.

Situasi semakin mencekam ketika ombak besar datang disertai air keruh yang membuat jarak pandang warga menjadi terbatas. Upaya penyelamatan spontan yang dilakukan warga pun tidak mampu menjangkau korban.

Salah seorang saksi mata di lokasi, Roki, mengatakan suasana berubah panik hanya dalam hitungan detik setelah korban terseret arus.

“Ombak tiba-tiba besar, orang-orang sulit untuk mencari korban,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi laut saat itu berubah sangat cepat sehingga warga kesulitan mendekati titik terakhir korban terlihat.

Baca Juga  Tiga Hari Dicari, Bocah Terseret Arus di Muara Buayo Putiah Ditemukan Meninggal Mengapung di Laut

Warga Menyisir Bibir Pantai

Informasi hilangnya Jesra dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Sejumlah warga tampak menyisir bibir pantai dan kawasan muara dengan harapan korban segera ditemukan.

Wali Nagari Taratak, Dodi Saputra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan hingga kini pencarian masih terus dilakukan bersama warga dan pihak terkait.

“Iya, masih dilakukan pencarian,” ucapnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar kawasan muara dan pantai, terutama ketika kondisi arus dan ombak sedang tinggi. (h/kis)