KABA RANAH

Dauroh Tahfiz Jilid VII Resmi Ditutup, 42 Peserta Isi Liburan dengan Menghafal Al-Qur’an dan Pembinaan Karakter

×

Dauroh Tahfiz Jilid VII Resmi Ditutup, 42 Peserta Isi Liburan dengan Menghafal Al-Qur’an dan Pembinaan Karakter

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Amaliyah, Desa Sijantang Koto, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, saat penutupan Dauroh Tahfiz Jilid VII, Rabu (1/7/2026).

Program pembinaan Al-Qur’an yang telah menjadi agenda tahunan itu kembali menjadi pilihan puluhan pelajar untuk mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan yang sarat nilai keislaman dan pembentukan karakter.

Sebanyak 42 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama delapan hari tersebut. Mereka didampingi para ustad dan ustazah, panitia, Kepala Desa beserta perangkat desa, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para wali murid, serta masyarakat yang turut menghadiri prosesi penutupan.

Dauroh Tahfiz merupakan program tahunan yang diselenggarakan bagi siswa yang telah mampu membaca Al-Qur’an. Selain memperkuat hafalan, peserta juga mendapatkan pembinaan keagamaan melalui berbagai materi, seperti tahsin, ceramah agama, sejarah Islam, pendalaman ilmu agama, hingga kegiatan outbound yang dirancang untuk membangun kebersamaan dan karakter.

Baca Juga  Solok Selatan Terima Penghargaan Penggunaan DAK Tepat Waktu

Semangat peserta tetap tinggi meski kegiatan berlangsung pada masa liburan sekolah. Seluruh rangkaian pembelajaran diikuti dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Acara penutupan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Vidona Resi, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Azzizan Hidayat, doa yang dipimpin Ustaz Muhammad Yasin, serta sambutan dari Pembina Dauroh, Ustad Gunawan Agusli dan Kepala Desa Sijantang Koto, Rendi Setiawan.

Dalam sambutannya, Ustad Gunawan Agusli berharap seluruh kebiasaan baik yang telah dibangun selama mengikuti Dauroh Tahfidz dapat terus dipertahankan setelah kegiatan berakhir.

Baca Juga  Peringati Hari Bela Negara, Nagari Bidar Alam Gulirkan PDRI CUP

“Semoga ibadah yang telah dilakukan selama kegiatan ini tetap berlanjut meskipun Dauroh telah selesai, dan semoga kegiatan ini terus berjalan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sijantang Koto, Rendi Setiawan, menilai kegiatan Dauroh Tahfiz memberikan dampak positif terhadap perkembangan spiritual dan karakter para peserta.

“Banyak manfaat yang dirasakan anak-anak selama mengikuti Dauroh ini. Mereka menjadi lebih disiplin dalam menjalankan ibadah wajib maupun sunah, bacaan Al-Qur’an semakin baik, hafalan terjaga bahkan bertambah, sehingga kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilaksanakan,” katanya.

Rasa haru juga disampaikan salah seorang perwakilan wali murid. Ia mengapresiasi dedikasi para ustaz, ustazah, dan panitia yang telah membimbing anak-anak selama mengikuti pembinaan.