PADANG

Hanyut Diterjang Banjir Bandang, Musala An-Nur Padang Kini Berdiri Megah Kembali

×

Hanyut Diterjang Banjir Bandang, Musala An-Nur Padang Kini Berdiri Megah Kembali

Sebarkan artikel ini
Musala ini dibangun ulang di atas tanah wakaf warga setelah bangunan lamanya hanyut diterjang bencana banjir bandang pada November 2025 lalu. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan penggunaan kembali Musala An-Nur yang berlokasi di RT 03/RW 02 Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah pada Minggu (30/8).

Musala ini dibangun ulang di atas tanah wakaf warga setelah bangunan lamanya hanyut diterjang bencana banjir bandang pada November 2025 lalu.

Proses peresmian tersebut turut dihadiri oleh Plt Kabag Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Lurah Batang Kabung Ganting Okimi Oktobery, perwakilan pengurus musala Ramli Edison, serta para tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat—baik yang berada di kampung halaman (ranah) maupun di perantauan—atas kepedulian dan semangat gotong royong dalam mendonasikan infak, sedekah, serta tanah wakaf.

Baca Juga  Pilkada 2024, KPU Sumbar Ingatkan Aturan Cuti bagi Kepala Daerah

“Saya sangat mengapresiasi bapak dan ibu di ranah maupun di rantau yang telah menginfakkan hartanya dan mewakafkan tanahnya untuk pembangunan kembali musala ini. Semoga kebaikan ini mendatangkan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ujar Fadly Amran.

Fadly berharap keberadaan Musala An-Nur tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah salat berjamaah, melainkan juga dioptimalkan sebagai pusat kegiatan sosial warga serta mendukung integrasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang digagas pemerintah kota.

Baca Juga  KPPS Alami Kelelahan, Polres Sawahlunto Turunkan Dokkes

“Selain menjadi sarana ibadah, Musala An-Nur diharapkan bisa menjadi tempat belajar bagi anak-anak serta pusat kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam menyukseskan Program Smart Surau,” tambah Wali Kota.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan pengurus Musala An-Nur, Ramli Edison, memaparkan bahwa proses pembangunan fisik kembali rumah ibadah ini dimulai sejak pertengahan Januari 2026 dan berhasil rampung pada Juli 2026. Proyek pembangunan ulang ini menelan total anggaran sekitar Rp467 juta.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para ahli waris yang telah mewakafkan tanah milik orang tuanya, serta kepada seluruh donatur yang telah berinfak demi tegaknya kembali musala ini,” ungkap Ramli. (*)