DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat, turun ke lokasi atau Sungai Batang Siat, Minggu (30/08/2026), yang diduga tercemar akibat bocor nya limbah pabrik PT. DSL. “Tim sudah turun sejak Sabtu, namun hasilnya belum bisa disampaikan dan diberikan keterangan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Tasliatul Fuaddi, S.Hut, MH, melalui telepon selulernya.
Dikatakannya, Tim akan bekerja sesuai SOP, petunjuk teknis dan Peraturan Menteri (Permen) LH terkait pengawasan dan Permen LH terkait pengaduan.”Nanti saja setelah tin selesai melaksanakan tugasnya,” imbuh Fuaddi.
Sebelumnya, sudah terjadi perubahan warna air pada Sungai Batang Siat di Koto Salak pada, Rabu (26/08/2026), lalu. Setelah ada yang menyampaikan melalui video kepada media ini dan tayang secara online, meski terlambat, Pemkab Dharmasraya turun ke lokasi dan pada Minggu (30/08/2026), Tim DLH Provinsi Sumbar turun sekaligus mengambil sampel air.
Warga mengeluhkan, air Sungai tersebut merupakan salah satu sumber penghidupan warga sekitar, sementara air tersebut sudah tercemar oleh limbah berat, kejadian sudah berulang ulang namun langkah kongkrit tidak ada terlihat secara nyata oleh warga sekitar.
“Masa iya kejadian yang sudah berulang kali terjadi tidak ada sangsi berat dari pemerintah,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.(h/mdi)











