Ke-14 Srikandi UNAND tersebut membawa pesan bahwa menjadi modern tidak berarti harus meninggalkan akar budaya. Justru sebaliknya, kemajuan akan memiliki makna ketika tetap mengenali identitas dan akar budaya sendiri.
Pada akhirnya, pakaian adat bukan hanya tentang apa yang kita kenakan, tetapi tentang apa yang kita komunikasikan mengenai siapa kita.
Dan selama pesan itu terus dikomunikasikan, budaya akan tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Inilah makna komunikasi budaya dalam “Symphony of Minang Heritage”. (*)












