HEADLINEHALUAN

Mendorong Peran Aktif Perempuan dalam Pembangunan Daerah

×

Mendorong Peran Aktif Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Desmon Korina

Menurut Desmon, perempuan dinilai memiliki keunggulan dalam ketelitian, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha. Berbagai program pelatihan, promosi, hingga pemanfaatan teknologi digital terus didorong agar UMKM perempuan mampu berkembang dan bersaing. “Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu kunci bagi perempuan untuk memasarkan produknya secara lebih luas,” katanya.

Lebih lanjut, Desmon menegaskan, nilai-nilai perjuangan Raden Adjeng Kartini masih sangat relevan hingga saat ini. Hal tersebut tercermin dari semakin tingginya partisipasi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Tidak ada lagi diskriminasi dalam proses pembangunan. Kebijakan pemerintah di berbagai bidang terus diarahkan untuk meningkatkan derajat perempuan dan mengurangi ketimpangan gender,” ujarnya.

Perkuat Peran Perempuan

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh, Rosmayeni juga melihat peran perempuan dalam pembangunan daerah semakin strategis, terutama melalui gerakan pemberdayaan keluarga yang terstruktur hingga ke tingkat dasawisma.

Baca Juga  Pemerintah Harus Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Rosmayeni menilai, kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah sangat besar. Selain sebagai penggerak ekonomi keluarga, perempuan juga berperan dalam membentuk karakter generasi melalui pendidikan di rumah, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti PKK, posyandu, dan dasawisma.

Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini, menurutnya, terus diimplementasikan melalui berbagai program nyata. Di antaranya pelatihan parenting dan pendidikan anak, pemberdayaan UMKM, penguatan layanan posyandu untuk pencegahan stunting, hingga sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

Selain itu, GOW juga mendorong pelestarian nilai-nilai adat dan budaya melalui berbagai kegiatan pembinaan. “Perempuan harus berani bicara dan mengambil keputusan, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi jati diri,” katanya.

Baca Juga  Semen Padang FC Kalah Lagi, Bhayangkara Presisi FC Lampung Berjaya 4 : 0

Terkait peran ganda perempuan, Rosmayeni menekankan pentingnya manajemen waktu dan dukungan keluarga. Menurutnya, perempuan tidak harus memikul semua tanggung jawab sendiri, melainkan membangun kerja sama dengan anggota keluarga.

“Perempuan bisa tetap produktif, bahkan memulai usaha dari rumah dengan memanfaatkan teknologi. Yang penting mampu mengatur prioritas, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tetap menjalankan peran dalam keluarga,” tutupnya.

Perempuan Lebih Berdaya dan Berperan Aktif

Sementara itu, anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi PAN, Mesrawati menilai saat ini ruang bagi perempuan untuk berkontribusi di bidang politik semakin terbuka, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender.