HEADLINEPARIWISATA

Pariwisata Sumbar Dituntut Berbenah

×

Pariwisata Sumbar Dituntut Berbenah

Sebarkan artikel ini

“Pariwisata Sumbar ibarat harta karun. Kita sudah punya semuanya: alam, budaya, dan sejarah. Tetapi belum dikelola secara maksimal untuk menjadi kekuatan ekonomi yang besar,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pariwisata merupakan sektor paling rasional untuk didorong karena berbiaya relatif rendah namun berdampak luas bagi masyarakat. “Ini sektor low cost, high impact. Efeknya langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, harus kita dorong dengan kebijakan yang tepat dan dukungan nyata,” katanya.

Salah satu aspek krusial yang disoroti adalah konektivitas. Irman menilai akses transportasi, khususnya penerbangan, masih menjadi kendala utama dalam membuka potensi wisata daerah.

“Kita punya destinasi kelas dunia, tetapi aksesnya masih terbatas. Perlu keberanian untuk membuka konektivitas, termasuk mendorong penerbangan langsung dari hub internasional seperti Bali ke Padang atau Bali–Mentawai,” ujarnya.

Baca Juga  Hingga Pertengahan 2023,  Tercatat 4.175 Kasus Perceraian di Sumbar

Ia juga menegaskan pentingnya pengembangan Kepulauan Mentawai sebagai aset strategis yang telah dikenal secara global, terutama di kalangan wisatawan mancanegara. “Mentawai adalah frontier pariwisata global kita. Ini pintu masuk wisatawan mancanegara yang harus kita optimalkan dalam satu strategi besar pariwisata Sumbar,” tutur Irman.

Menurutnya, pengembangan pariwisata harus terintegrasi dengan memadukan kekuatan Mentawai sebagai destinasi internasional berbasis laut dan alam, serta Minangkabau sebagai pusat peradaban budaya.

Irman juga menilai kunjungan Menpar kali ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor pariwisata Sumatera Barat, terutama setelah terdampak bencana yang memengaruhi berbagai aspek ekonomi daerah. “Kehadiran Ibu Menteri sangat berarti bagi kebangkitan pariwisata Sumbar pascabencana. Ini momentum untuk mendorong percepatan pemulihan sekaligus lompatan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  Januari - Oktober 2024, Total 604.884 Wisatawan Kunjungi Bukittinggi

Ia berharap pemerintah pusat dapat memperbanyak agenda nasional maupun internasional di Sumbar guna memperkuat promosi dan daya tarik wisata. Selain itu, perhatian terhadap infrastruktur penunjang juga dinilai penting, termasuk pengembangan Bandara Rokot di Mentawai.

“Kami berharap Bandara Rokot bisa ditingkatkan menjadi bandara internasional, sehingga dapat diakses langsung oleh penerbangan domestik maupun mancanegara. Ini penting untuk membuka akses Mentawai sebagai destinasi global,” katanya.

Lebih jauh, Irman menyebut visi besar Sumbar adalah menjadikan Mentawai sebagai episentrum pariwisata Indonesia bagian barat guna meningkatkan kunjungan wisatawan asing serta mendorong investasi di sektor amenitas.