KAMPUS

Pembukaan PPKMB, 1.326 Maba UBH Diarak dengan Tambua Tansa

×

Pembukaan PPKMB, 1.326 Maba UBH Diarak dengan Tambua Tansa

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN PPKMB --Hari ini Kamis (14/9) sebanyak 1.326 mahasiswa baru  UBH akan memulai  PPKMB. IST

HARIANHALUAN.ID — Hari ini Kamis (14/9) sebanyak 1.326 mahasiswa baru  (maba) Universitas Bung Hatta   (UBH) akan memulai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKMB).

PPKMB yang akan berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (16/9) di Pelataran Parkir Gedung Bung Hatta Convention Hall itu akan  menghadirkan narasumber Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Selain itu juga Putri Bung Hatta Halida Nuriah Hata, Kapolda Sumatera Barat Irjen.Pol Suharyono, Direktur RS M.Djamil dr.Arina Widya Murni dan Ustaz Ristawardi Dt.Marajo.

Menariknya,  ribuan mahasiswa baru tersebut akan diarak mulai dari Gerbang Utama Kampus I Ulak Karang dengan  tambua tasa.

Baca Juga  Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kayu, Dosen PNP Latih Tukang CV. Kurnia Multy Kreasi

Mereka akan disambut jajaran pimpinan struktural pengurus yayasan dan pimpinan UBH yang berpakaian adat serta disuguhi dengan tari pasambahan serta pencak silat Minangkabau.

Ketua Pelaksana PKKMB 23, Herawati menyebutkan bahwa tambua tansa merupakan alat musik tradisional Minangkabau yang biasa dimainkan saat acara-acara besar.

Demikian juga halnya dengan tari pasambahan maupun pencak silat dalam menyambut tamu.

“Kami suguhkan untuk menyambut anggota baru keluarga besar civitas akademika Universitas Bung Hatta, “ ujarnya, Rabu (13/9).

Baca Juga  DPRD Padang Panjang Belajar Tentang Retribusi Tower Telekomunikasi ke Kominfo Padang

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Bung Hatta Dr. Hidayat, S.T.,M.T.,IPM, mengatakan bahwa ini dilakukan untuk memberikan sambutan yang berbeda bagi mahasiswa baru.

Disebutkan Hidayat juga, bahwa tujuan pkkmb itu sendiri adalah memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

“Memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika dengan menanamkan nilai-nilai dasar pendidikan dan tri dharma perguruan tinggi,” katanya. (h/ita)