PASAMAN, HARIANHALUAN.ID-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDN 05 Pauh, Kabupaten Pasaman. Keilyne Avieza Delty berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat 2026 yang digelar di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping.
Keilyne tampil pada kelas Kumite -30 kilogram Putri Pra Pemula, salah satu kategori yang diikuti atlet-atlet muda terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Berkat teknik dan mental bertanding yang baik, ia sukses mengamankan medali perunggu sekaligus mengharumkan nama SDN 05 Pauh dan Kabupaten Pasaman.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen SDN 05 Pauh dalam mewujudkan brand sekolah BERMUTASI (Berakhlak Mulia dan Berprestasi) yang mulai diterapkan sejak 2022. Melalui konsep tersebut, sekolah berupaya membangun karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang nonakademik.
Kepala SDN 05 Pauh, Muhammad Nur, M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara konsisten oleh siswa, didukung orang tua, guru, serta pelatih.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan bakat siswa di SDN 05 Pauh. Anak-anak telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujarnya kepada Haluan, Selasa (30/6).
Ia mengatakan, keberhasilan Keilyne tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan tempat latihan menjadi faktor penting dalam membentuk karakter sekaligus kemampuan bertanding siswa.
Muhammad Nur menjelaskan, SDN 05 Pauh menerapkan pola pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang, termasuk olahraga, seni, serta penguatan karakter.
“Pembinaan kami dilakukan secara menyeluruh. Kami ingin melahirkan peserta didik yang berakhlak mulia, percaya diri, sehat, dan berprestasi sesuai dengan semangat BERMUTASI,” katanya.
Ia menambahkan, capaian Keilyne membuktikan bahwa sekolah dasar di daerah juga mampu melahirkan atlet berprestasi apabila mendapat pembinaan yang tepat dan dukungan dari seluruh pihak.
Keilyne sendiri merupakan atlet binaan Perguruan Inkado Bhayangkara Polres Pasaman. Pembinaan yang dijalaninya di perguruan karate tersebut turut memperkuat kemampuan teknik, disiplin, dan mental bertanding sehingga mampu bersaing pada Kejurprov FORKI Sumbar 2026.
Muhammad Nur berharap prestasi yang diraih Keilyne menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Kami berharap akan lahir lebih banyak lagi atlet maupun siswa berprestasi dari SDN 05 Pauh yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pasaman di tingkat provinsi maupun nasional,” tutupnya.
Dengan raihan tersebut, SDN 05 Pauh semakin menegaskan komitmennya dalam membangun sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi berkarakter, berakhlak mulia, dan berprestasi sesuai dengan visi BERMUTASI. (*)












