Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan program beasiswa ke Guangdong diawali melalui expo pendidikan dan seleksi yang digelar pada 20–23 Januari 2026.
Dari sekitar 1.500 peserta expo, sebanyak 163 siswa mengikuti ujian seleksi daring yang difasilitasi lembaga pendidikan Guangdong bersama China University and College Admission System (CUCAS) Indonesia.
“Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 83 siswa dinyatakan lulus, kemudian dipilih 60 siswa terbaik untuk menerima beasiswa tahun ini,” ujar Yopi.
Ia menambahkan, para mahasiswa akan dibagi ke empat perguruan tinggi mitra di Kota Padang, yakni Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Andalas (Unand), Politeknik Negeri Padang (PNP), dan UPI YPTK.
“Selama tahun pertama para mahasiswa akan menjalani pembelajaran intensif bahasa Mandarin sebanyak lima kali per minggu dengan pengajar langsung dari China. Setelah itu, mereka akan melanjutkan studi di delapan kampus mitra di Guangdong yang telah disiapkan melalui kerja sama pendidikan internasional,” jelasnya.
Selain China, Pemko Padang juga tengah menjajaki kerja sama pendidikan dengan sejumlah negara lain seperti Malaysia, Taiwan, Amerika Serikat, dan kawasan Timur Tengah guna memperluas peluang pendidikan internasional bagi generasi muda Kota Padang. (*)












