DHARMASRAYA

Berawal dari Kecamatan Pulau Punjung, Medison Kini Pimpin Birokrasi Dharmasraya

×

Berawal dari Kecamatan Pulau Punjung, Medison Kini Pimpin Birokrasi Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Medison
Mengawali karier birokrasi dari Kecamatan Pulau Punjung pada 1994, Medison kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Dharmasraya. HUMAS

DHARMASRAYA, harianhaluan.id — Mengawali karier birokrasi dari Kecamatan Pulau Punjung pada 1994, Medison kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Dharmasraya. Ia dilantik langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani pada Kamis (07/05/2026).

Medison yang lahir pada 9 April 1971 itu dikenal sebagai birokrat kaya pengalaman di lingkungan pemerintahan daerah. Sebelum daerah Dharmasraya dimekarkan, birokrat bergelar S.Sos., M.Si tersebut pernah bertugas sebagai Kasi PMD Kecamatan Pulau Punjung pada 1994 hingga 1996, ketika wilayah Dharmasraya masih tergabung dalam Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung.

Setelah menempuh pendidikan di STIA LAN RI Jakarta dan Pascasarjana Universitas Andalas, karier Medison terus berkembang di berbagai posisi strategis pemerintahan daerah.

Pengalamannya dimulai dari bidang pemerintahan, administrasi kependudukan, tata pemerintahan nagari, hingga memimpin wilayah kecamatan dan organisasi perangkat daerah.

Baca Juga  Lapas Kelas III Talu Gendeng BNNK Pasaman Barat Laksanakan Tes Urine terhadap WBP dan Pegawai

Karier suami dari Wilma Montezi Medison ini semakin matang ketika dipercaya menjadi Camat Lubuk Tarok dan Camat Kamang Baru di Kabupaten Sijunjung. Ia kemudian memimpin Badan PMPN Kabupaten Sijunjung sebelum melanjutkan pengabdian di Kabupaten Solok sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Asisten II Setda, hingga Penjabat Sekda Kabupaten Solok.

Berkat pengalaman birokrasi yang panjang dan dinilai memahami tata kelola pemerintahan daerah, Medison akhirnya menjabat definitif sebagai Sekda Kabupaten Solok sejak 2022.

Kini, ia kembali ke Dharmasraya untuk mengemban amanah baru sebagai Sekda definitif mendampingi pemerintahan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.

Di pundaknya kini terletak harapan besar untuk memperkuat soliditas birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengakselerasi program pembangunan daerah di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tuntutan reformasi birokrasi yang semakin dinamis.

Baca Juga  UNP Berdayakan Guru TIK Kembangkan Game Edukasi Dukung Gerakan 1000 Game

Pertanyaannya, apakah dimulai dari Pulau Punjung dan berakhir di Pulau Punjung, tentu waktu lah yang menentukannya.(h/mdi)

Adapun riwayat jabatan Medison antara lain:

  1. Kasi PMD Kecamatan Pulau Punjung (1994–1996)
  2. Kasubag Capil Bagian Pemerintahan Kabupaten Sijunjung (1998–1999)
  3. Kasubag Tata Pemerintahan Nagari Kabupaten Sijunjung (2002–2004)
  4. Camat Lubuk Tarok (2004–2006)
  5. Camat Kamang Baru (2006–2011)
  6. Kepala Badan PMPN Kabupaten Sijunjung (2011–2016)
  7. Kepala DPMN Kabupaten Solok (2016–2019)
  8. Asisten II Setda Kabupaten Solok (2019–2021)
  9. Penjabat Sekda Kabupaten Solok (2021–2022)
  10. Sekda Kabupaten Solok (2022–2026)
  11. Sekda Kabupaten Dharmasraya (2026–sekarang).