OLAHRAGA

Didukung 33 Pengcab, Edi Busti Kembali Diusung Jadi Calon Ketua Umum KONI Agam

×

Didukung 33 Pengcab, Edi Busti Kembali Diusung Jadi Calon Ketua Umum KONI Agam

Sebarkan artikel ini

AGAM, HARIANHALUAN.ID – Ketua Umum KONI Kabupaten Agam, Edi Busti, resmi menyerahkan berkas pencalonannya sebagai bakal calon Ketua Umum (Caketum) KONI Kabupaten Agam periode 2026-2030 kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Jumat (10/7).

Edi Busti menyerahkan berkas persyaratan lengkap sekitar pukul 10.46 WIB di sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Agam. Dalam pencalonannya kali ini, ia mengantongi dukungan dari 33 pengurus cabang olahraga (Pengcab) dari total 51 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Agam.

Usai menyerahkan berkas, Edi Busti menyampaikan bahwa pencalonannya merupakan bentuk komitmen untuk melanjutkan program-program pembinaan olahraga yang dinilai masih perlu diteruskan demi kemajuan prestasi atlet Kabupaten Agam.

“Ada beberapa program yang masih perlu dilanjutkan, salah satunya adalah pemberian insentif khusus bagi atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Agam. Ini penting sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar mereka terus mengharumkan nama daerah,” ujar Edi Busti.

Menurutnya, penguatan tata kelola organisasi menjadi salah satu fokus utama apabila kembali dipercaya memimpin KONI Agam.

“Bagaimana kita mengembangkan konsep manajemen KONI Agam sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia menilai peluang tersebut sangat terbuka karena sejumlah cabang olahraga telah membuktikan mampu mencetak atlet berprestasi.

“Ini sudah dibuktikan oleh cabang olahraga bela diri. Begitu juga atlet biliar yang sudah mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dan program magang di Jakarta. Artinya, potensi atlet Agam sangat besar jika dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga  Dilepas Gubernur Mahyeldi, Ratusan Peserta Ikuti Jalan Sehat HUT RI ke-77 di Padang

Edi menegaskan, kepengurusan KONI ke depan harus tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan tidak menjadikan organisasi olahraga sebagai ajang kepentingan tertentu.

“Bagaimana ke depan olahraga tetap menjunjung sportivitas. Kami tidak melihat ini sebagai sesuatu yang ambisius. Yang kami pikirkan adalah bagaimana organisasi ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembinaan atlet,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan mayoritas cabang olahraga yang diterimanya.

“Dari 51 cabang olahraga yang ada, Alhamdulillah kami didukung oleh 33 pengcab. Ini menjadi amanah yang harus kami jaga,” katanya.

Meski demikian, Edi berharap seluruh proses penjaringan berlangsung secara sehat tanpa adanya kepentingan politik.

“Saya berharap tidak ada politisasi di sini, karena ada ribuan atlet yang bergantung kepada organisasi ini. KONI adalah rumah besar olahraga, sehingga kepentingannya harus benar-benar untuk kemajuan atlet,” ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya kini memiliki kesempatan lebih besar untuk fokus mengembangkan olahraga di Kabupaten Agam.

“Saya ingin mengabdi di sini. Saat ini saya sudah beralih status menjadi pegawai negeri sehingga saya bisa lebih aktif menjalankan organisasi KONI apabila dipercaya kembali,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Tak Ingin Hanya Bertumpu Pada APBD, Pembangunan Pasaman Butuh Investasi

Selain itu, Edi juga menawarkan strategi baru untuk memperkuat pembiayaan pembinaan olahraga melalui keterlibatan dunia usaha.

“Saya menawarkan strategi bagaimana program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dapat dialokasikan untuk mendukung pembinaan atlet-atlet di Kabupaten Agam sehingga pembinaan tidak hanya bergantung pada APBD,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Agam, Harmen, menjelaskan bahwa proses penjaringan telah dimulai sejak 1 Juli 2026.

Ia menyebutkan, dari total 51 cabang olahraga, sebanyak 47 pengcab telah mengambil formulir atau blanko dukungan pencalonan.

“Tahapan penjaringan sudah dimulai sejak 1 Juli. Dari 51 cabang olahraga yang ada, sebanyak 47 pengcab telah mengambil blanko dukungan,” ujar Harmen.

Menurutnya, hingga Jumat pagi baru satu bakal calon yang telah mengembalikan berkas pencalonan.

“Tercatat ada lima bakal calon. Sampai pukul 10.46 WIB hari ini baru satu bakal calon yang telah mengembalikan berkas. Empat bakal calon lainnya kami harapkan dapat menyerahkan berkas hingga batas waktu pukul 16.00 WIB sore ini,” katanya.

Setelah masa pendaftaran ditutup, TPP akan melaksanakan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas yang masuk.

“Selanjutnya kami akan melakukan verifikasi administrasi. Hasil verifikasi diperkirakan diumumkan pada 18 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan masa perbaikan berkas administrasi yang diperkirakan berlangsung pada 20 Juli 2026,” tutup Harmen. (*)