EkBis

Penjualan Yamaha di Sumbar Tembus 19 Ribu Unit, Separuhnya Disumbang NMAX

×

Penjualan Yamaha di Sumbar Tembus 19 Ribu Unit, Separuhnya Disumbang NMAX

Sebarkan artikel ini
Direktur Yamaha Tjahaja Baru, Jimmy Gani di Kantornya Jalan Damar Padang, Jumat (24/4).AFRIANITA

PADANG, HARIANHALUAN.id — Di tengah tekanan ekonomi dan gejolak geopolitik dunia, pasar sepeda motor di Sumatera Barat masih menunjukkan daya tahan. Sepanjang 2025, penjualan Yamaha tercatat tetap solid pada kisaran 19 ribu unit.

Menariknya, lebih dari separuh penjualan tersebut ditopang oleh satu model andalan, yakni Yamaha NMAX yang menyumbang lebih dari 50 persen total penjualan.

Dominasi NMAX ini sekaligus menegaskan pergeseran tren konsumen ke segmen skutik premium yang dinilai lebih nyaman, praktis, dan sesuai kebutuhan mobilitas harian.

Direktur Yamaha Tjahaja Baru, Jimmy Gani, mengatakan capaian tersebut masih sesuai target perusahaan meski dihadapkan pada berbagai tantangan global.

“Penjualan 2025 relatif stabil pada angka 19 ribu unit, dengan NMAX menjadi kontributor terbesar, bahkan lebih dari 50 persen,” ujarnya di kantornya Jalan Damar Padang, Jumat (24/6).

Memasuki tahun 2026, Yamaha menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 5 hingga 10 persen, dari tahun sebelumya atau naik menjadi sekitar 22 ribu unit.

Baca Juga  Yamaha Tjahaja Baru Siapkan Hadiah Motor bagi Pendonor

Dikatakannya secara musiman, peningkatan penjualan biasanya terjadi pada periode Ramadan hingga Idulfitri, yang menjadi pendorong utama pasar otomotif roda dua di daerah.

Namun demikian di balik tren positif tersebut, industri otomotif tanah air saat ini ikut terimbas tekanan global akibat Perang Iran yang menyebabkan kelangkaan chip semikonduktor, komponen penting dalam produksi kendaraan modern.

Selain itu, konflik di Timur Tengah juga mengganggu jalur logistik dan distribusi global, sehingga menyebabkan keterlambatan pengiriman komponen dan kenaikan biaya produksi.

Dampaknya mulai terasa di sektor otomotif, termasuk pada waktu tunggu (inden) kendaraan yang bisa lebih lama dari biasanya.

Termasuk juga halnya di Yamaha Tjahaja Baru
“Kendala suplai chip masih terjadi, sehingga untuk beberapa tipe motor, terutama segmen premium, konsumen harus menunggu cukup lama, mulai dari dua minggu hingga 70 hari,” jelas Jimmy.

Di tengah kondisi tersebut, daya beli masyarakat Sumatera Barat dinilai masih cukup kuat, khususnya untuk segmen motor premium. Hal ini tercermin dari dominasi pembelian tunai pada Yamaha NMAX dibandingkan sistem kredit.

Baca Juga  Banjir Promo di Yamaha Tjahaja Baru, Konsumen Bersiap Menjadi Miliarder

Selain NMAX, model terbaru seperti Yamaha Aerox yang sudah hadir di Sumbar sejak tahun lalu, juga mulai menunjukkan tren positif dan mendapat respons pasar sejak diluncurkan.

Secara keseluruhan, dikatakannya Yamaha saat ini memiliki sekitar 50 model kendaraan dengan sembilan series utama yang menyasar berbagai segmentasi pasar.

Untuk mendukung distribusi dan layanan purnajual, Yamaha Tjahaja Baru saat ini ditopang oleh 22 dealer di Sumatera Barat, termasuk lima unit diantaranya berada di Kota Padang.

Jaringan ini menjadi tulang punggung perusahaan dalam menjaga ketersediaan produk sekaligus memberikan layanan kepada konsumen di tengah tantangan rantai pasok global.

Meski dibayangi ketidakpastian global, Yamaha tetap optimistis menatap 2026. Dengan tren pasar yang masih positif serta strategi yang terus diperkuat, perusahaan yakin target pertumbuhan penjualan dapat tercapai.

“Kami optimistis penjualan bisa meningkat sesuai target,” tutup Jimmy. (h/ita)