Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa tidak ada ruang bagi pejabat yang tidak produktif dalam pemerintahannya.
“Saya mencari pejabat yang mau bekerja. Tidak ada istilah pejabat malas di pemerintahan saya,” pungkasnya.
Khusus bagi para camat yang ikut dilantik, Hendrajoni memberikan pesan khusus. Ia meminta para camat tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi aktif hadir di tengah masyarakat.
“Camat harus turun ke lapangan. Perhatikan kondisi pasar, lingkungan, dan sosial masyarakat. Jangan hanya menunggu laporan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Hendrajoni juga menyinggung pentingnya investasi sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus membuka peluang bagi investor, namun tetap dalam koridor aturan dan nilai sosial masyarakat.
“Saya terus berupaya mencari investor untuk membangun daerah ini. Jangan sampai kita sendiri yang menghambat dengan isu-isu yang tidak benar,” ujarnya.
Terkait isu pembangunan tempat ibadah klenteng di kawasan wisata Mandeh yang sempat ramai diperbincangkan, Hendrajoni menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak memiliki izin resmi.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Mari kita jaga suasana tetap kondusif. Pembangunan daerah membutuhkan kebersamaan dan dukungan semua pihak,” tutupnya.
Pelantikan ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah. (*)











