PADANG, HARIANHALUAN.ID — Di tengah upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang, kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali mengalir. Ratusan pelajar terdampak kini mendapat dukungan nyata melalui bantuan perlengkapan sekolah dari dunia usaha.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima bantuan sebanyak 603 pasang sepatu lengkap dengan kaos kaki dari PT Pelindo Regional II Teluk Bayur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelajar yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (30/4/2026).
Pada kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pelindo terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam mendukung sektor pendidikan.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak kita. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota Padang dengan PT Pelindo II Teluk Bayur dapat terus ditingkatkan ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Junior Manager SDM Umum dan KBL PT Pelindo II Teluk Bayur, Satriyo Agung Nugroho, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Ia menegaskan komitmen Pelindo untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya di wilayah operasionalnya.
“Sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan bagi korban terdampak bencana banjir bandang di Kota Padang. Kali ini kami fokus pada sektor pendidikan melalui program TJSL,” jelasnya.
Kegiatan penyerahan bantuan ini turut disaksikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Anggota DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yopi Krislova, serta jajaran PT Pelindo II Teluk Bayur.
Bantuan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif mempercepat pemulihan sektor pendidikan di Kota Padang, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun masa depan generasi muda. (*)











