HARIANHALUAN. ID – Cahaya prestasi kembali menyinari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Panjang. Dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Padang Panjang tahun 2026, madrasah ini tampil sebagai bintang dengan torehan penghargaan yang mengesankan.
Tidak hanya satu, tetapi sepuluh cabang lomba seni dan sastra berhasil diraih siswa MAN 1 Padang Panjang.
Deretan prestasi tetsebut, Tari Kreasi, juara 1, Baca Puisi, juara 1, Menulis Cerpen, juara 2, Kriya, juara 2, Film Pendek, juara 2 Solo Song, juara 4 Poster, juara 4, Cipta Puisi, juara 5, Monolog, juara 5 dan Komik Digital meraih juara 6
Prestasi ini bukanlah hasil yang datang begitu saja. Di balik panggung, ada kerja keras siswa, pelatih, dan pembina yang dengan penuh dedikasi membimbing setiap langkah. Latihan yang panjang, semangat yang tak pernah padam, serta dukungan penuh dari madrasah menjadi fondasi kokoh bagi keberhasilan ini.
Kepala MAN 1 Padang Panjang, Dr. Lainah Minggu (4/5/26) menyampaikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian luar biasa ini.
“Anak-anak MAN 1 Padang Panjang telah mengibarkan bendera madrasah dengan penuh kehormatan. Mereka bukan hanya berkompetisi, tetapi juga menunjukkan bahwa seni dan sastra adalah bagian dari jiwa madrasah. Saya bangga melihat semangat, kerja keras, dan dedikasi yang mereka tunjukkan,” katanya.
Dikatakannya madrasah sebagai pusat kreativitas
Ajang FLS3N bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk menyalurkan bakat, mengasah kreativitas, dan memperkuat karakter siswa. Dari panggung tari yang penuh energi, lantunan puisi yang menyentuh hati, hingga karya film pendek yang sarat pesan moral, semuanya mencerminkan madrasah yang berbudaya, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Disebutkannya prestasi bertubi-tubi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya. Semangat juang yang ditunjukkan Shanie Angeli Amanda dalam puisi, tim tari kreasi yang memukau, hingga para kreator film pendek yang visioner, semuanya adalah bukti bahwa madrasah mampu melahirkan bintang-bintang seni dan sastra masa depan. (humas).





