BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID- Dewan Pengurus Daerah (DPD ) Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Provinsi Sumbar, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII di Hotel Royal Denai View Bukittinggi, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan musda dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi diwakili Kepala Dinas Kesehatan Ramli Andrian, dan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PTGMI Asep Supriadi, Ketua DPD PTGMI Provinsi Sumbar Gusti Haryati, Pengurus DPC PTGMI se Sumbar, dan tamu undangan lainnya.
Ketua panitia pelaksana Eka Sukanti mengatakan, Musda yang dilaksanakan bertujuan untuk regenerasi kepemimpinan dan evaluasi program kerja.
Tema yang diusung dalam Musda adalah “Penguatan Eksistensi dan Peran Terapis Gigi dan Mulut Dalam Mewujudkan PTGMI Yang Profesional dan Bermartabat”. Tema ini bukan sekedar slogan, tetapi menjadi refleksi sekaligus harapan semua.
“Kedepan kita harapkan profesi terapis gigi dan mulut semakin diakui keberadaannya, meningkat kualitas profesionalnya, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan gigi dan mulut,” kata Eka.
Dikatakannya, rangkaian kegiatan musda mulai dari sidang pleno, pembukaan kegiatan Musda, pemilihan pengurus yang baru, penetapan program kerja, serta silaturahmi dan ramah tamah anggota PTGMI.
Musda dikuti oleh 94 orang peserta yang terdiri dari utusan DPC dari berbagai wilayah di Sumbar, anggota DPD, peninjau dan tamu undangan.
“Pelaksanaan muda dimulai dari tanggal 1 -3 Mei 2006. Kami berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi secara aktif, sehingga hasil musda ini benar benar menjadi aspirasi bersama,” ujarnya.
Ketua DPD PTGMI Sumbar Gusti Haryati menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan bau membahu dalam menyiapkan kegiatan Musda disela sela kesibukan pelayanan.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PTGMI yang turut hadir dalam kegiatan Musda. Kami tentu berharap arahan, bimbingan dan motivasi dari Ketua Umum agar organisasi PTGMI Provinsi Sumbar dapat berjalan lebih maju dan jaya lagi,” ucap Gusti.
Ketua Umum DPP PTGMI Asep Supriadi mengatakan, Musda PTGMI yang dilaksanakan ini adalah forum tertinggi organisasi tingkat provinsi untuk menentukan arah kebijakan, program kerja, dan memilih kepengurusan baru untuk periode lima tahun kedepan.
Melalui pelaksanaan Musda ini, PTGMI Sumbar bisa berdiskusi di sidang komisi guna menyusun program kerja yang berkualitas lima tahun kedepan. Ia mengaku masih banyak program dan kegiatan yang perlu dievaluasi dan masih banyak PR yang harus dikerjakan.
Kepada ketua baru yang terpilih nantinya, diharapkan dapat mengayomi dan bisa memberikan semangat baru ditubuh organisasi, sehingga bisa melakukan percepatan-percepatan dalam hal mendukung pembangunan kesehatan, khususnya pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
“Kita arahkan agar program kerja organisasi kedepan bisa fokus pada penurunan prevalensi karies gigi, sejalan dengan target Indonesia Bebas Karies 2030. Kita akui masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan besar,” ujar Asep.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Ramli Andrian menyampaikan selamat atas terlaksananya Musda ke VIII DPD PTGMI Sumbar. Semoga kedepannya PTGMI tetap solid, dan berkembang menjadi organisasi profesi yang lebih baik, aktif, dan berdaya saing.
Ia juga mendorong PTGMI untuk dapat terus meningkatkan perannya dalam pelayanan kesehatan, khususnya di bidang preventif dan promotif kesehatan gigi dan mulut.
“Kami dari Dinas Kesehatan mendorong pengembangan dan penguatan organisasi PTGMI, bagaimana meningkatkan kompetensi bagi anggota, dan bagaimana mengembangkan diri untuk lebih baik lagi,” kata Ramli. (*)











