PADANG, HARIANHALUAN.ID — Penanganan pascabencana dan perbaikan infrastruktur dasar menjadi fokus utama dalam Monthly Meeting Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang digelar di Kantor Balai Kota Padang, Senin (18/5). Selain mengevaluasi capaian program prioritas, agenda tersebut juga menekankan pentingnya percepatan pelayanan publik, khususnya penanganan jalan rusak yang banyak dikeluhkan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Fadly Amran didampingi Maigus Nasir serta dihadiri seluruh kepala perangkat daerah di lingkup Pemko Padang. Pertemuan rutin itu menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa proses rekap dan rekonsiliasi penanganan pascabencana harus menjadi perhatian serius seluruh OPD terkait. Menurutnya, percepatan pendataan hingga tindak lanjut di lapangan sangat menentukan keberhasilan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
“Rekap dan rekonsiliasi pascabencana harus menjadi perhatian serius seluruh OPD terkait. Kita ingin setiap penanganan berjalan cepat, mulai dari pendataan kerusakan, proses administrasi, hingga tindak lanjut di lapangan agar bantuan dan program pemulihan benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan disiplin kerja dan memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, Maigus Nasir membahas terkait kondisi fasilitas umum, terutama jalan berlubang yang dinilai masih menjadi keluhan utama warga di sejumlah titik Kota Padang. Ia meminta OPD terkait bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan kerusakan infrastruktur demi menjaga keselamatan masyarakat.
“Fasilitas umum yang rusak seperti jalan berlubang harus segera ditangani karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Saya meminta seluruh jajaran terkait terus meningkatkan pengawasan dan respons cepat terhadap laporan warga agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” katanya. (*)











