PESISIR SELATAN — Kinerja dan tata kelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Datar melakukan kunjungan kerja (kunker) sekaligus studi tiru ke Baznas Pessel, Senin (25/5/2026).
Rombongan dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Tanah Datar, Herman Sugiarto, bersama 14 anggota dan jajaran Sekretariat DPRD Tanah Datar. Kedatangan mereka disambut hangat Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonando, didampingi para wakil ketua yakni Jufri, Masni, dan Yudi di kantor Baznas setempat.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi antar lembaga. Di balik pertemuan itu, tersimpan ketertarikan besar DPRD Tanah Datar terhadap sejumlah program unggulan Baznas Pesisir Selatan yang dinilai berhasil menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Tanah Datar, Herman Sugiarto, mengatakan Baznas Pesisir Selatan dipilih sebagai lokasi studi tiru setelah melalui berbagai pertimbangan.
“Dari sekian banyak Baznas kabupaten/kota yang akan dijadikan objek kunjungan kerja, pilihan kami jatuh ke Baznas Kabupaten Pesisir Selatan. Pertimbangannya karena Baznas Pesisir Selatan termasuk yang terbaik dalam tata kelola keuangan, program, dan kegiatan,” ujarnya.
Menurut Herman, hasil studi tiru tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi bagi Baznas Tanah Datar dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan program zakat.
Ia mengaku terkesan dengan sejumlah program unggulan yang dijalankan Baznas Pesisir Selatan, terutama program penanganan pasien miskin bermasalah di rumah sakit serta program pendidikan “Satu Sarjana Satu Kecamatan”.
“Khusus pasien miskin bermasalah di rumah sakit, itu menjadi tanggung jawab penuh Baznas Pesisir Selatan. Program seperti ini sangat menyentuh masyarakat dan patut menjadi contoh,” katanya.
Tak hanya itu, Baznas Pesisir Selatan juga dinilai berhasil menjaga kredibilitas lembaga melalui capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga kali berturut-turut dalam bidang pelaporan, tata kelola keuangan, dan program Baznas.
“Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi kami memilih Baznas Pesisir Selatan sebagai objek studi tiru yang nantinya bisa diterapkan oleh Baznas Tanah Datar,” ucapnya lagi.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan Baznas Tanah Datar ke depan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antar lembaga di Sumatera Barat.
“Semoga kunjungan kerja ini memberi manfaat dalam peningkatan tata kelola keuangan dan program Baznas Tanah Datar. Kami juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pimpinan Baznas Pesisir Selatan beserta jajaran,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonando, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Komisi I DPRD Tanah Datar dengan menjadikan Baznas Pesisir Selatan sebagai lokasi studi tiru.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Baznas Pesisir Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Datar ini didasarkan pada kinerja Baznas Pesisir Selatan yang dinilai terbaik dari segi tata kelola keuangan, program, dan kegiatan,” kata Yose.
Ia menjelaskan, berbagai program unggulan yang dijalankan Baznas Pesisir Selatan memang dirancang untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
“Program penanganan pasien miskin bermasalah di rumah sakit menjadi tanggung jawab penuh Baznas Pesisir Selatan. Selain itu, kami juga memiliki program pendidikan satu sarjana satu kecamatan dan sejumlah program sosial lainnya,” jelasnya.
Yose berharap berbagai inovasi yang telah dijalankan Baznas Pesisir Selatan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kesejahteraan masyarakat.
“Semoga program-program yang kami jalankan bisa memberi manfaat lebih luas dan menjadi referensi positif bagi Baznas daerah lain,” pungkasnya. (*)











