EkBis

Semakin Mendunia Semakin Membumi: Bank Nagari Tebar 55 Sapi Kurban dan Bagikan Beasiswa Rp2,3 Miliar

×

Semakin Mendunia Semakin Membumi: Bank Nagari Tebar 55 Sapi Kurban dan Bagikan Beasiswa Rp2,3 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan Bank Nagari Berkurban 2026 serentak oleh seluruh kantor cabang wilayah Sumatra Barat dan Pekanbaru yang dipusatkan di Halaman Kantor Bank Nagari Cabang Pegambiran Padang, Kamis (28/5). DOK AFRIANITA

PADANG, HARIANHALUAN.id — Keluarga besar Bank Nagari berhasil menghimpun sebanyak 41 ekor sapi dan satu kambing dalam Program Bank Nagari Berkurban 2026 sekaitan Iduladha 1447 Hijriah.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilaksanakan serentak oleh seluruh kantor cabang wilayah Sumatra Barat dan Pekanbaru yang dipusatkan di Halaman Kantor Bank Nagari Cabang Pegambiran Padang, Kamis (28/5).

Hadir Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Kredit dan Syariah Hafid Dauli, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Komisaris Utama Andri Yulika dan Komisaris Manar Fuadi serta Edrizanov.

Selain itu juga Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi, Asisten II Pemprov Sumbar Adib Alfikri, para pemimpin divisi, kepala cabang, karyawan serta peserta kurban.

“Peserta kurban berasal dari karyawan, direksi, DPS, koperasi, Isbanda hingga dana pensiun. Khusus di Kota Padang, dilakukan penyembelihan 13 sapi dan satu kambing,” ujar Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra.

Selain pelaksanaan kurban internal, Bank Nagari juga telah menyalurkan 14 ekor sapi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, masjid, dan mitra kerja.

” Sehingga secara keseluruhan, total hewan kurban Bank Nagari tahun pada tahun ini dari internal dan CSR mencapai 55 ekor sapi dan lima kambing dan akan kita tingkatkan pada tahun -tahun selanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga  Gerindra Minta Optimalisasi PAD dari Pajak Kendaraan dan BUMD, BPKAD Akui Tekanan Fiskal Berat di APBD 2025

Gusti Candra menegaskan, kegiatan Bank Nagaru Berkurban yang dimulai sejak tahun 2025 lalu bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi telah menjadi bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini akan terus menjadi agenda tahunan Bank Nagari. Sejatinya kurban adalah ketulusan berbagi. Bank Nagari tumbuh besar bersama masyarakat, sehingga kebahagiaan akan lebih bermakna jika dirasakan bersama,” katanya.

Tak hanya itu, Gusti Candra mengungkapkan selama Safari Ramadan 2026, Bank Nagari juga telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp830 juta.

Sementara pada tahun ini, Bank Nagari juga mengalokasikan beasiswa pendidikan sebesar Rp2,3 miliar untuk kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

“Beasiswa untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ini akan kita luncurkan pada 17 Agustus mendatang ,” ungkap Pria kelahiran Lintau 1972 itu.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas capaian Bank Nagari yang berhasil masuk dalam tiga besar Bank Pembangunan Daerah (BPD) terbaik versi Forbes bersama 18 bank besar lainnya di Indonesia.

“Ini bukan penghargaan biasa. Penilaian Forbes dilakukan secara independen dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan serta kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Jemput Aspirasi di Dapil, Masyarakat Keluhkan Soal Pupuk kepada Muhammad Yasin

Ketua DPRD Sumbar Muhidi menilai semangat kurban yang dilakukan keluarga besar Bank Nagari mencerminkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Ada tiga pelajaran penting dari ibadah kurban, yakni keikhlasan, kepedulian, dan keteladanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS. Jika nilai-nilai itu diterapkan, maka akan lahir keluarga yang sakinah dan organisasi yang kuat serta kompak,” katanya.

Muhidi bahkan akan ikut menjadi peserta kurban bersama Bank Nagari pada tahun depan.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar Arry juga Yuswandi turut mengapresiasi capaian Bank Nagari yang berhasil masuk dalam penilaian Forbes bersama BPD Aceh dan BPD Sumut.

“Penilaian Forbes dilakukan tanpa pemberitahuan dan berlangsung secara independen. Bank Nagari dinilai layak karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial,” ujarnya.

Ary juga mengapresiasi proses penyembelihan hewan kurban yang menggunakan tenaga JULEHA (Juru Sembelih Halal) bersertifikasi.

“Ini menjadi contoh yang baik karena penyembelihan dilakukan sesuai standar halal. Bahkan distribusi daging juga menggunakan kantong putih transparan. Semoga tahun depan jumlah hewan kurban semakin meningkat,” tuturnya. (h/ita)