HEADLINEKAMPUSPENDIDIKAN

Disertasi Soal Komunikasi Pemasaran Bank Nagari, Shanty Raih Gelar Doktor dengan Cumlaude

×

Disertasi Soal Komunikasi Pemasaran Bank Nagari, Shanty Raih Gelar Doktor dengan Cumlaude

Sebarkan artikel ini

Keterangan foto : Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sahid Jakarta Prof. Dr. Rahmawati menyerahkan sertifikat kelulusan sebagai doktor kepada Shanty Dewi Fauzy. (Foto Syafril Amir)

 
JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Mantan Kepala Cabang Bank Nagari Jakarta, Shanty Dewi Fauzy, meraih gelar doktor ilmu komunikasi di Universirtas Sahid Jakarta. Dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor yang dipimpin Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sahid Jakarta Prof. Dr. Rahmawati, di Jakarta, Kamis (21/5), Shanty lulus dengan yudisium Cumlaude.
 
Dengan berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Model Kolaborasi  Key Opinion Leader Dalam Integrated Communicatons Untuk Meningkatkan Minat Menabung Pada Bank Nagari” itu, Shanty tercatat sebagai doktor ilmu komunikasi yang ke-217 di Universitas Sahid Jakarta.
 
Dalam disertasinya, Shanty mengungkapkan fenomena menarik yang terjadi di Bank Nagari sebagai Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2023. Di tengah pertumbuhan penghimpunan dana perbankan nasional dan regional Sumatera Barat cenderung meningkat, Bank Nagari justru mengalami penurunan.

“Kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar yang perlu dianalisis lebih jauh, terutama terkait strategi komunikasi pemasaran dan kemampuan bank membangun hubungan dengan masyarakat,” kata Shanty.
 
Shanty mengungkapkan, persoalan utama yang dihadapi Bank Nagari tidak hanya berkaitan dengan produk dan layanan, tetapi juga berkaitan dengan strategis komunikasi pemasaran yang belum optimal. Dalam praktiknya, komunikasi pemasaran Bank Nagari masih cenderung berorientasi pada penyampaian informasi produk dibandingkan membangun engagement dan kedekatan dengan masyarakat. Padahal dalam era digital saat ini, masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh iklan formal, tetapi juga oleh pengalaman sosial, rekomendasi komunitas, influencer dan komunikasi interpersonal yang lebih bersifat humanis.
 
“Pendekatan komunikasi pemasaran tradisional tidak lagi cukup untuk menghadapi perubahan perilaku masyarakat modern. Komunikasi pemasaran perlu dipahami sebagai sistem komunikasi yang melibatan berbagai aktor, media, dan relasi sosial yang saling memengaruhi. Dalam konteks ini, Integrateg Marketing Communacations (IMC) menjadi penting karena IMC menekankan integrasi seluruh aktivitas komunikasi pemasaran agar pesan organisasi tersampaikan secara konsisten an efektif kepada masyarakat,” kata Shanty.
 
Dengan berbagai temuan dalam penelitiannya itu, Shanty meyarankan Bank Nagari antara lain memperkuat integrasi komunikasi pemasaran antarunit kerja, meningkatkan pemanfaatan media digital dan media sosial, mengembangkan influencer dan komunitas, dan memperkuat pelayanan berbasis komunikasi hati.
 
Sementara itu Prof. Dr. Puji Lestasi sebagai Promotor Doktor Shanty menilai disertasi yang dibuat Dr. Shanty menemukan novelty, yaitu model komunikasi dalam pemasaran perbankan. “Ini disertasi Dr. Shanty bagus sekali. Dalam disertasinya itu, Dr. Shanty juga memasukan teori komunikasi hati,” kata Prof. Puji Lestari yang mempopulerkan teori komunikasi hati itu menjadi pertanyaan Haluan.
 
Menurutnya, komunikasi hati sangat penting untuk menarik minat masyarakat untuk menabung atau menjadi nasabah bank, termasuk Bank Nagari. Untuk menarik minat masyarakat untuk menjadi nasabah perlu berpikir positif, olah rasa, mengubah perasaan dari tidak suka menjadi suka untuk menabung di Bank Nagari.

Baca Juga  Braditi Moulevey: Sumatera Barat Masih Milik Prabowo

“Kemudian juga menumbuhkan epati dari masyarakat bahwa Bank Nagari harus dibesarkan oleh masyarakat Sumatera Barat. Kemudian juga dibangun rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menabung di Bank Nagari. Jadi Bank Nagari perlu membangun komunikasi hati dengan masyarakat Sumatera Barat,” kata Puji Lestari. (h/sam)