LUBUK SIKAPING, HARIANHALUAN.ID – Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe meninjau langsung latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pasaman di halaman GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Senin (10/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas penting pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Pasaman.
Dalam kesempatan itu, Bupati Welly Suhery memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang tengah menjalani latihan intensif menjelang pelaksanaan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.
Di hadapan para peserta, Bupati menyampaikan rasa bangga atas semangat, kedisiplinan dan dedikasi yang ditunjukkan seluruh anggota Paskibraka selama mengikuti latihan, meskipun harus berlatih di tengah kondisi cuaca yang cukup terik.
“Anak-anakku seluruh anggota Paskibraka yang saya banggakan. Saya bersama Wakil Bupati menyampaikan rasa bangga yang luar biasa melihat semangat, kedisiplinan dan dedikasi kalian di tengah teriknya latihan setiap hari,” ujar Welly Suhery.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Mereka merupakan putra-putri pilihan yang terpilih dari ribuan pemuda di Kabupaten Pasaman untuk menjalankan tugas negara pada momentum bersejarah tersebut.
“Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan pemuda di daerah ini yang mendapat kehormatan besar untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Kabupaten Pasaman pada HUT RI ke-81,” katanya.
Bupati menegaskan, tugas yang diberikan kepada anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik maupun rutinitas baris-berbaris semata. Lebih dari itu, tugas tersebut merupakan simbol kehormatan negara sekaligus kehormatan bagi Kabupaten Pasaman.
Karena itu, Welly meminta seluruh anggota Paskibraka memanfaatkan waktu yang tersisa dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesiapan, baik secara fisik maupun mental. Ia juga meminta para peserta tidak mudah kehilangan fokus selama menjalani proses latihan.
“Dalam beberapa hari tersisa menuju hari pengibaran, ada empat hal utama yang saya tegaskan kepada kalian semua,” tegasnya.
Pertama, Bupati meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesehatan dan kondisi fisik. Menurutnya, kebugaran menjadi salah satu faktor penting agar seluruh rangkaian tugas pada saat upacara dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal.
Kedua, para anggota Paskibraka diminta menjaga fokus serta kedisiplinan mental. Setiap peserta harus mampu mengendalikan diri, berkonsentrasi dan mengikuti seluruh tahapan latihan dengan penuh kesungguhan.
Ketiga, Bupati mengingatkan agar seluruh anggota Paskibraka benar-benar meresapi nilai-nilai patriotisme. Tugas mengibarkan Bendera Merah Putih harus dilaksanakan dengan rasa bangga, penuh tanggung jawab dan kesadaran terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Keempat, Welly meminta seluruh peserta mematuhi setiap instruksi dari pelatih. Menurutnya, arahan pelatih merupakan bagian penting dalam membentuk kekompakan, ketepatan gerakan dan kesiapan seluruh anggota Paskibraka.
Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjaga kekompakan hingga hari pelaksanaan upacara. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, keberhasilan tugas juga sangat ditentukan oleh kerja sama dan keselarasan seluruh anggota dalam satu kesatuan pasukan.
“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, sekolah dan Kabupaten Pasaman. Tunjukkan bahwa kalian mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Welly kepada para anggota Paskibraka.
Peninjauan latihan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman terhadap kesiapan generasi muda yang akan menjadi bagian penting dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar hingga pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026.
Dengan semangat, disiplin, kesehatan yang terjaga serta kepatuhan terhadap arahan pelatih, para anggota Paskibraka diharapkan mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan penuh khidmat, lancar dan membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Pasaman. (*)












