AGAM, HALUAN – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memberikan edukasi pencegahan karies gigi kepada siswa SDN 10 Jorong Kubu, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, melalui edukasi kesehatan gigi dan praktik mengunyah tomat.
Kegiatan bertajuk “Upaya Pencegahan Karies Gigi melalui Mengunyah Tomat dalam Menghambat Pembentukan Debris pada Siswa SD 10 Jorong Kubu Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam” tersebut dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 dan diikuti siswa kelas I hingga VI.
Kegiatan diketuai drg. Ika Ifitri, MDSc, dengan anggota drg. Arnetty, M.Kes dan drg. Anses Warman, M.M. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai karies gigi. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian karies, proses terjadinya, tanda dan gejala, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi.
Tim juga memperkenalkan tomat sebagai salah satu bahan pangan yang dapat dikonsumsi dengan cara dikunyah sebagai bagian dari upaya membantu mengurangi pembentukan debris pada gigi. Setelah mendapatkan edukasi, siswa mengikuti demonstrasi dan praktik cara mengunyah tomat yang benar.
Selain edukasi mengenai tomat, tim pengabdian juga memberikan demonstrasi mengenai teknik menyikat gigi yang baik dan benar. Materi meliputi tahapan menyikat gigi, gerakan yang tepat, waktu menyikat gigi, serta bagian-bagian gigi yang perlu dibersihkan.
Siswa kemudian mengikuti kegiatan sikat gigi massal untuk mempraktikkan secara langsung teknik yang telah diberikan. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan positif setelah kegiatan. Rerata indeks debris siswa menurun dari 1,39 sebelum mengunyah tomat menjadi 0,90 setelah mengunyah tomat.
Penurunan tersebut mencapai 0,49 atau sekitar 35,25 persen. Sementara itu, tingkat pengetahuan siswa meningkat dari 69 persen sebelum edukasi menjadi 93 persen setelah diberikan edukasi, atau mengalami peningkatan sebesar 24 poin.
Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan pada kebersihan gigi dan mulut serta peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Edukasi yang dipadukan dengan demonstrasi dan praktik langsung dinilai dapat membantu siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Kepala SDN 10 Jorong Kubu Kanagarian Panampuang, Masneli Destri Warni, S.Ag., M.Pd., turut membuka kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah. Pihak sekolah juga berpartisipasi dengan menyiapkan peserta, sarana dan prasarana, sound system, serta kebutuhan pendukung lainnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim pengabdian turut menyerahkan dua unit wastafel beserta saluran air bersih kepada pihak sekolah. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sikat gigi massal sekaligus mendukung kebiasaan mencuci tangan di lingkungan sekolah.
Tim pengabdian berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan siswa, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui edukasi kesehatan gigi, praktik menyikat gigi, kebiasaan mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung serat dan air, serta penyediaan fasilitas pendukung, pihak sekolah diharapkan dapat melanjutkan upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut secara rutin sehingga risiko karies pada anak dapat ditekan.
Sebagai bagian dari luaran kegiatan, tim PkM juga telah membuat video dokumentasi yang diunggah ke YouTube. Video tersebut mendokumentasikan rangkaian kegiatan mulai dari penyuluhan karies gigi, edukasi manfaat tomat, demonstrasi cara mengunyah tomat, demonstrasi menyikat gigi hingga pelaksanaan sikat gigi massal.
Ke depan, program pengabdian ini diarahkan untuk menjadikan SDN 10 Jorong Kubu sebagai mitra binaan dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan edukasi sekaligus membantu menekan angka karies gigi pada warga binaan sekolah. (h/yes)












